10 Komoditas Penyumbang Garis Kemiskinan Terbesar di Indonesia 2025

Beras dan rokok menjadi komoditas makanan paling menguras kantong warga Indonesia menurut Susenas September 2025.

10 Komoditas Makanan Penyumbang Kemiskinan Terbesar Warga RI

(September 2025)
Ukuran Fon:

Data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) September 2025 menunjukkan bahwa garis kemiskinan di Indonesia masih sangat dipengaruhi oleh komoditas pangan. Baik di perkotaan maupun perdesaan, kebutuhan makanan menjadi komponen utama penyumbang garis kemiskinan dengan persentase kontribusi di atas 70%.

Beras menjadi penyumbang terbesar. Di perkotaan, kontribusinya mencapai 21.10%, sedangkan di perdesaan lebih tinggi lagi, yakni 24.62%. Angka ini memperlihatkan betapa sentralnya beras dalam pola konsumsi masyarakat, terutama di wilayah desa yang ketergantungannya lebih besar.

Baca Juga: Kemiskinan Turun, Kesenjangan di Perkotaan dan Perdesaan Masih Tinggi

Di posisi berikutnya terdapat rokok kretek filter dengan kontribusi 10.41% di perkotaan dan 9.11% di perdesaan. Meski bukan kebutuhan pokok pangan, komoditas ini tetap mengambil porsi signifikan dalam struktur pengeluaran rumah tangga.

Sumber protein seperti telur ayam ras dan daging ayam ras juga memberi andil cukup besar. Telur ayam ras menyumbang 4.48% di perkotaan dan 3.71% di perdesaan. Sementara daging ayam ras tercatat 4.35% di perkotaan dan 3.42% di perdesaan. Perbedaan ini menunjukkan variasi akses dan daya beli antarwilayah.

Sejumlah makanan praktis dan pelengkap turut membentuk garis kemiskinan. Kopi bubuk dan kopi instan menyumbang 2.39% di perkotaan dan 2.38% di perdesaan. Mie instan berkontribusi 2.35% di perkotaan dan 2.04% di perdesaan. Kue basah tercatat 2.20% dan 1.99%, sedangkan roti 2.02% dan 1.84%.

Bawang merah menyumbang 1.92% di perkotaan dan 2.13% di perdesaan, sementara tempe sebesar 1.78% dan 1.62%. Secara keseluruhan, data ini memperlihatkan bahwa bahan pangan pokok dan konsumsi harian masih menjadi fondasi utama dalam pembentukan garis kemiskinan nasional.

Baca Juga: Kalimantan Catat Angka Kemiskinan Terendah 2025, Tak Sampai 1 Juta Jiwa

Sumber:

https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2026/02/05/2536/persentase-penduduk-miskin-september-2025-turun--menjadi-8-25-persen-.html

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook