Makin Tinggi Pendidikan, Makin Tinggi Pendapatan Saat Berusaha Sendiri

Pendapatan pelaku usaha tidak tamat SD 77% lebih rendah dari mereka yang berpendidikan SMA ke atas.

Rata-rata Pendapatan Pelaku Usaha Sendiri menurut Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan

(Februari 2026)
Ukuran Fon:

Pendidikan tidak hanya berperan dalam meningkatkan peluang seseorang memperoleh pekerjaan dengan gaji yang lebih tinggi, tetapi juga berkaitan dengan besarnya pendapatan bagi mereka yang memilih berusaha sendiri.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) dari Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Februari 2026 menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan yang dimiliki, semakin besar pula rata-rata pendapatan yang diperoleh pelaku usaha mandiri.

Masyarakat yang berusaha sendiri dengan pendidikan di bawah SD memperoleh rata-rata pendapatan sekitar Rp1,37 juta per bulan. Pendapatan tersebut kemudian meningkat menjadi Rp1,59 juta pada lulusan SD. Sementara itu, pelaku usaha yang menamatkan pendidikan hingga SMP mencatat rata-rata pendapatan sebesar Rp1,89 juta per bulan.

Baca Juga: Gaji Pekerja Menurut Tingkat Pendidikan Februari 2026

Kelompok dengan pendapatan tertinggi berasal dari masyarakat yang memiliki pendidikan SMA atau lebih tinggi. Rata-rata pendapatan mereka mencapai sekitar Rp2,42 juta per bulan.

Angka tersebut sekitar 77% lebih tinggi dibandingkan pendapatan pelaku usaha yang tidak menamatkan SD, menunjukkan adanya perbedaan yang cukup signifikan antar jenjang pendidikan.

Temuan ini mengindikasikan bahwa manfaat pendidikan tidak hanya dirasakan oleh pekerja yang menerima upah atau gaji, tetapi juga oleh mereka yang memilih membangun usaha sendiri. Pendidikan dapat membantu pelaku usaha mengembangkan kemampuan dalam mengelola keuangan, menghitung risiko, menyusun strategi pemasaran, membaca peluang pasar, hingga memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi usaha.

Meski demikian, tingkat pendidikan bukan satu-satunya faktor yang menentukan besarnya pendapatan. Jenis usaha yang dijalankan, pengalaman, akses terhadap permodalan, jaringan pelanggan, lokasi usaha, serta kondisi ekonomi juga berkontribusi terhadap keberhasilan suatu usaha.

Baca Juga: Pekerja Paruh Waktu Di Indonesia Didominasi Oleh Perempuan, Mengapa?

Sumber:

https://www.bps.go.id/id/publication/2026/06/26/ac066d2d142635291f5c2bce/statistik-pendapatan-februari-2026.html

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook