10 Saham Terlaris di Bursa Efek Indonesia pada Q2 2026
Volume perdagangan 10 saham terlaris di BEI merosot 23,36% pada Q2 2026 menjadi 2,03 triliun lembar, dipimpin BUMI (231,86 miliar) dan GOTO (163,16 miliar).
Volume perdagangan 10 saham terlaris di BEI merosot 23,36% pada Q2 2026 menjadi 2,03 triliun lembar, dipimpin BUMI (231,86 miliar) dan GOTO (163,16 miliar).
Meraih 27,10%, Luxcrime kokoh di puncak kategori lip liner Shopee pada Kuartal II 2026 di tengah gairah tiga pendatang baru.
Kota Padang Panjang menjadi kota penghasil cabai keriting terbanyak di Sumatra Barat tahun 2025, capai 5,09 ribu kuintal.
Traveloka menjadi aplikasi pemesanan hotel online yang paling banyak digunakan hotel di Indonesia, yakni 25,1%, disusul Tiket.com (23%) dan Agoda (20,9%).
Saham 10 emiten sawit di BEI melonjak hingga 52,74% selama 14 - 21 Agustus 2026, dipimpin JARR di tengah kebijakan B50 dan isu karhutla.
Pixy menguasai pasar concealer di Shopee dengan porsi 17,2% pada Kuartal II 2026, ditopang harga ekonomis dan isi produk yang melimpah di kelasnya.
Garnier jadi merek masker wajah terpopuler di Indonesia 2026, dengan TBI 24,1%.
China jadi negara tujuan utama ekspor Kalimantan Timur pada 2025, dengan FOB sebesar US$6,89 miliar, disusul oleh India senilai US$3,02 miliar.
Kahf menguasai 37,76% pasar pembersih wajah pria di Shopee pada Kuartal II 2026, unggul jauh di tengah sengitnya persaingan brand lokal dan global.
Garuda jadi brand kacang bermerek terpopuler, TBI-nya tembus 35,6% pada 2026.
atau masuk dengan akun media sosial