10 Provinsi dengan Inflasi Tertinggi September 2026
Sulawesi Utara (7,59%) menjadi provinsi dengan laju inflasi tahunan tertinggi pada September 2026, diikuti Maluku Utara (5,72%) dan Gorontalo (5,46%).
10 Provinsi dengan Inflasi Tahunan Tertinggi
(September 2026)
Unduh
Inflasi merupakan indikator ekonomi yang mengukur laju kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam suatu periode tertentu.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi tahunan di Indonesia per September 2026 mencapai 3,28% year-on-year (YoY). Angka rata-rata nasional ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan periode bulan sebelumnya, yaitu laju inflasi tahunan pada Agustus 2026 yang masih sebesar 3,19%.
Adapun angka tersebut menjadikan adanya kenaikan pada Indeks Harga Konsumen (IHK), yaitu dari yang semula 108,74 pada September 2025 menjadi 112,31 pada September tahun ini.
Baca Juga: 10 Provinsi dengan Inflasi Terendah September 2026, Sumsel Paling Rendah
Jika dirinci menurut provinsinya, sejumlah wilayah tercatat mengalami lonjakan harga yang signifikan dan mencatatkan angka inflasi tertinggi di Indonesia, bahkan jauh di atas rata-rata nasional.
Sulawesi Utara menempati posisi puncak sebagai provinsi dengan inflasi tahunan tertinggi di Indonesia per September 2026. Tingkat laju kenaikan harga di wilayah ini melonjak hingga menyentuh angka 7,59% secara tahunan.
Menyusul di peringkat kedua, terdapat Maluku Utara yang mencatatkan inflasi tahunan sebesar 5,72%. Sementara itu, Gorontalo menjadi pelengkap urutan tiga besar dalam daftar wilayah dengan inflasi tertinggi ini, dengan persentase sebesar 5,46%.
Dari kawasan Indonesia bagian timur, Papua Pegunungan bertengger di posisi keempat dengan besaran inflasi tahunan per September 2026 menyentuh angka 5,42%. Bangku kelima diduduki oleh Papua Tengah yang mencatatkan angka inflasi sebesar 5,41%.
Papua Barat mengisi posisi keenam dengan besaran inflasi mencapai 5,2%. Sementara itu, urutan ketujuh dalam daftar sepuluh provinsi dengan inflasi tertinggi September 2026 ini ditempati oleh provinsi yang terletak di ujung barat Indonesia, yaitu Aceh dengan laju inflasi tahunan sebesar 5,03%.
Hanya berbeda tipis, Kalimantan Tengah menyusul di peringkat kedelapan dengan laju inflasi tahunan sebesar 5,02%. Angka ini disusul oleh Kalimantan Selatan yang duduk di bangku kesembilan dengan tingkat inflasi sebesar 4,86%.
Pemeringkatan sepuluh wilayah dengan lonjakan harga tertinggi di Indonesia ini kemudian ditutup oleh Papua Barat Daya. Provinsi tersebut menempati posisi kesepuluh dengan angka inflasi tahunan sebesar 4,61%.
Dengan ini, lima dari sepuluh provinsi dengan angka inflasi tertinggi berasal dari kawasan timur Indonesia yang mencakup Kepulauan Maluku hingga daratan Papua. Kondisi ini menandakan adanya tantangan ekonomi lokal yang memicu tingginya harga barang maupun jasa di kawasan tersebut.
Baca Juga: Ekonomi Jadi Faktor yang Paling Pengaruhi Sektor Pariwisata Internasional, Tembus 51%
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MjI2MyMy/inflasi-tahunan--y-on-y--38-provinsi--2022-100---persen-.html
Key Insights
- Kenaikan inflasi nasional dari 3,19% pada Agustus menjadi 3,28% pada September 2026 mengindikasikan tekanan harga yang masih berlanjut di level makro.
- Inflasi di Sulawesi Utara yang mencapai 7,59% jauh di atas rata-rata nasional, menunjukkan adanya masalah spesifik yang memicu lonjakan harga di wilayah tersebut.
- Dominasi provinsi-provinsi dari Indonesia Timur (5 dari 10 tertinggi) dalam daftar inflasi tertinggi menyoroti disparitas harga dan tantangan distribusi logistik antarwilayah.
- Tingginya inflasi di beberapa provinsi, terutama di Kawasan Timur Indonesia, berpotensi mengikis daya beli masyarakat dan menghambat pertumbuhan ekonomi lokal.
Ditulis oleh Shahibah A
Jurnalis data GoodStats Data
Bagikan statistik ini: