10 Daerah dengan Indeks Ketahanan Pangan Terendah 2025
Komoditas • 24 Juni 2026Kesepuluh daerah dalam daftar kabupaten/kota dengan tingkat ketahanan pangan terendah di Indonesia ini berasal dari Pulau Papua
Kesepuluh daerah dalam daftar kabupaten/kota dengan tingkat ketahanan pangan terendah di Indonesia ini berasal dari Pulau Papua
Papua Pegunungan (32) menjadi provinsi dengan Indeks Ketahanan Pangan terendah pada tahun 2025, diikuti Papua Tengah (41,6) dan Papua Selatan (54)
Papua Pegunungan (14 unit) menjadi provinsi dengan jumlah SPPG paling sedikit per Juni 2026, disusul Papua Selatan (20 unit) dan Papua Tengah (36 unit)
Provinsi di wilayah Papua mendominasi top 5 IKLH terbesar 2025, Papua Pegunungan tercatat sebagai yang tertinggi dengan nilai 88,55
Pada 2025, angka kelahiran tertinggi di Indonesia didominasi wilayah Papua dengan TFR mencapai lebih dari 2,5
Papua (7,02%) jadi provinsi di luar Jawa dengan tingkat pengangguran tertinggi per Februari 2026, disusul Kepri (6,87%) dan Papua Barat Daya (6,41%)
Deforestasi 2025 terkonsentrasi di sejumlah kabupaten, dengan Berau, Kutai Timur, dan Kapuas menjadi wilayah dengan kehilangan hutan terbesar di Indonesia
Sebanyak 5.299 personil TNI diterjunkan bertugas di Tanah Papua pada periode Desember 2024-November 2025, jauh lebih banyak dari anggota Polri dengan jumlah 107
Dalam periode Desember 2024–November 2025, penembakan menjadi bentuk kekerasan yang paling sering terjadi di Tanah Papua, dengan total 28 kejadian
Seluruh wilayah di Papua Pegunungan menggunakan besaran UMP 2026 sebagai nominal UMK 2026, dengan nilai Rp4.508.714 atau naik 5,19% dari tahun lalu
Seluruh wilayah di Papua Barat Daya menggunakan besaran UMP 2026 sebagai nominal UMK 2026, dengan nilai Rp3.766.000 atau naik 4,2% dari tahun lalu
Seluruh wilayah di Papua Selatan menggunakan besaran UMP 2026 sebagai nominal UMK 2026, dengan nilai Rp4.508.100 atau naik 5,19% dari tahun lalu
Seluruh wilayah di Provinsi Papua menggunakan besaran UMP 2026 sebagai nominal UMK 2026, dengan nilai Rp4.436.283 atau naik 3,5% dari tahun lalu
Seluruh wilayah di Papua Barat menggunakan besaran UMP 2026 sebagai nominal UMK 2026, dengan nilai Rp3.841.000 atau naik 6,25% dari tahun lalu
Papua Tengah menjadi satu-satunya provinsi yang tidak mengalami kenaikan UMP 2026 di Indonesia, dengan angka Rp4.285.848
Berdasarkan data PIHPS Nasional per 27 Januari 2026, rata-rata harga cabai merah keriting tercatat Rp40.500 per kilogram, Maluku Utara tembus Rp70.000
Harga cabai merah besar di Papua menjadi yang tertinggi pada awal 2026 ini, mencapai Rp73.650 per kilogram
Harga gula pasir lokal di Papua menjadi yang tertinggi pada awal 2026 ini, mencapai Rp21.750 per kilogram
Selain Papua Pegunungan (715) yang memuncaki daftar ini, mayoritas provinsi lain juga berasal dari wilayah timur Indonesia
Papua Pegunungan (31,68%) menjadi provinsi dengan persentase penduduk buta aksara terbanyak pada tahun 2025, diikuti Papua Tengah (14,18%) dan NTB (8,93%)
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook