10 Provinsi dengan Indeks Ketahanan Pangan Terendah 2025

Papua Pegunungan (32) menjadi provinsi dengan Indeks Ketahanan Pangan terendah pada tahun 2025, diikuti Papua Tengah (41,6) dan Papua Selatan (54).

10 Provinsi dengan Indeks Ketahanan Pangan Terendah

(Tahun 2025)
Ukuran Fon:

Berdasarkan data Badan Pangan Nasional (Bapanas) Republik Indonesia (RI), Papua Pegunungan menjadi provinsi dengan kualitas ketahanan pangan yang paling buruk di Indonesia. Pada tahun 2025, nilai Indeks Ketahanan Pangan (IKP) yang diperoleh provinsi ini hanya mencapai 32.

Adapun nilai IKP sendiri merupakan indeks mengukur ketahanan dan kerentanan pangan suatu wilayah dari tiga aspek, yaitu ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan pangan. Semakin tinggi nilainya, maka semakin baik pula ketahanan pangan di wilayah tersebut. Sebaliknya, buruknya ketahanan pangan ditandai dengan rendahnya skor IKP.

Di peringkat kedua, Papua Tengah mencatatkan nilai ketahanan pangan sebesar 41,6. Papua Selatan bertengger di posisi berikutnya dengan besaran IKP senilai 54.

Baca Juga: Kalsel Jadi Provinsi dengan Ketahanan Pangan Terbaik 2025

Masih dari wilayah timur Indonesia, urutan keempat diduduki oleh Papua Barat Daya dengan nilai IKP sebesar 57,1, diikuti oleh Maluku sebagai pelengkap lima besar dalam daftar provinsi dengan kualitas ketahanan pangan terburuk di Indonesia pada tahun 2025 dengan angka 57,2.

Sementara itu, provinsi induk Papua berada di bangku keenam dengan skor IKP sebesar 57,4. Dari Kepulauan Nusa Tenggara, peringkat selanjutnya diisi oleh Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan skor ketahanan pangan senilai 58,2.

Tidak hanya Maluku, provinsi dari Kepulauan Maluku lainnya, Maluku Utara turut menyusul di posisi kedelapan dengan kualitas ketahanan pangan yang mencapai nilai 58,3. Dominasi provinsi asal Pulau Papua kian dikuatkan dengan keberadaan Papua Barat di urutan kesembilan dengan angka 58,6.

Pemeringkatan sepuluh provinsi dengan kualitas ketahanan pangan yang paling rendah di Indonesia pada tahun 2025 ini ditutup oleh Sulawesi Barat, sekaligus sebagai satu-satunya provinsi yang berada di Pulau Sulawesi dengan indeks sebesar 67,1.

Secara nasional, nilai ketahanan pangan di Indonesia pada tahun 2025 menyentuh skor 73. Dengan ini, kesepuluh provinsi dalam daftar tersebut masih jauh di bawah IKP yang melampaui standar nilai nasional.

Jika dipetakan berdasarkan sebaran wilayahnya, daftar provinsi dengan kualitas ketahanan pangan terendah didominasi oleh kawasan timur Indonesia. Ironisnya, keenam provinsi yang berada di daratan Pulau Papua seluruhnya masuk ke dalam daftar peringkat terbawah ini.

Hal tersebut menunjukkan bahwa pemerintah perlu melakukan akselerasi peningkatan ketahanan pangan di wilayah timur, terutama di kawasan Papua. Percepatan pembangunan infrastruktur logistik, pemerataan distribusi bahan pokok, hingga pemberdayaan pertanian lokal harus segera difokuskan agar kerentanan krisis pangan di timur Indonesia dapat teratasi.

Baca Juga: 93% Warganet Punya Sentimen Positif terhadap Program Kedaulatan Pangan

Sumber:

https://data.badanpangan.go.id/datasetpublications/3pa/ikp-provinsi-2025

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook