Berdasarkan data Badan Pangan Nasional (Bapanas) Republik Indonesia (RI), Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadi provinsi dengan ketahanan pangan terbaik di Indonesia pada tahun 2025. Provinsi ini berhasil meraih angka 82 untuk nilai Indeks Ketahanan Pangan (IKP), menjadikannya berada di puncak.
Adapun nilai IKP sendiri merupakan indeks mengukur ketahanan dan kerentanan pangan suatu wilayah dari tiga aspek, yaitu ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan pangan. Semakin tinggi nilainya, maka semakin baik pula ketahanan pangan di wilayah tersebut.
Masih dari Pulau Kalimantan, peringkat kedua diisi oleh Kalimantan Timur (Kaltim) dengan besaran IKP mencapai 80,8. Bangku tiga besar ditempati oleh Bali dengan angka 79,9.
Baca Juga: Peta Ketersediaan Pangan Indonesia 2025: Padi Jadi Sumber Protein Terbesar
Sumatra Selatan (Sumsel) menduduki posisi keempat sekaligus menjadi provinsi pertama yang berasal dari Pulau Sumatra dalam daftar provinsi dengan ketahanan pangan terbaik di Indonesia ini. Pada tahun 2025, Sumsel mendapatkan skor 79,3 untuk nilai ketahanan pangannya.
Berikutnya, Kepulauan (Kep.) Bangka Belitung (Babel) mencatatkan angka 78,2 dan menempatkannya di peringkat kelima dalam daftar ini.
Menariknya, meskipun Pulau Jawa dikenal sebagai kawasan yang lebih maju dibandingkan dengan daerah lain, provinsi dari pulau ini justru berada di luar posisi lima besar. Banten menjadi yang pertama mewakili wilayah Jawa di urutan keenam sebagai provinsi dengan ketahanan pangan terbaik melalui capaian IKP senilai 77,8.
Sementara itu, Sumatra Barat (Sumbar) bertengger di posisi ketujuh dengan skor ketahanan pangan pada tahun 2025 sebesar 77,7. Hanya berbeda tipis, pemeringkatan disusul oleh Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta yang meraih IKP senilai 77,4.
Dominasi provinsi asal Pulau Sumatra kian dikuatkan dengan kehadiran Jambi di urutan kesembilan dengan angka 76,2. Jawa Barat menjadi penutup pemeringkatan sepuluh provinsi dengan ketahanan pangan terbaik di Indonesia pada tahun 2025 ini, dengan IKP sebesar 74,9.
Secara nasional, nilai ketahanan pangan di Indonesia pada tahun 2025 menyentuh skor 73. Dengan ini, kesepuluh provinsi dalam daftar tersebut berhasil mencatatkan IKP yang melampaui standar nilai nasional
“Capaian IKP nasional 2025 hampir mencapai target RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) 2025 sebesar 73,2. Capaian ini merupakan edisi baru yang menjadi dasar peningkatan nilai IKP ke depan,” ungkap Sekretaris Utama Bapanas RI, Sarwo Edhy dalam kegiatan peluncuran Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan dan IKP tahun 2025 di Depok, Rabu (27/8/2025).
Pulau Sumatra sukses mendominasi daftar provinsi dengan ketahanan pangan terbaik di Indonesia lewat kehadiran empat provinsinya, disusul oleh Pulau Jawa dengan tiga perwakilan.
Absennya provinsi dari wilayah timur Indonesia dalam daftar ini mengindikasikan bahwa pemerataan pembangunan dan infrastruktur ketahanan pangan di Indonesia belum terealisasi secara maksimal di seluruh pelosok negeri.
Baca Juga: Apakah RI Layak disebut Swasembada Pangan pada 2026? Ini Datanya
Sumber:
https://data.badanpangan.go.id/datasetpublications/3pa/ikp-provinsi-2025