Kualitas lingkungan hidup menjadi salah satu indikator penting dalam menilai keberlanjutan pembangunan di Indonesia. Di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi, urbanisasi, serta tekanan terhadap sumber daya alam, kemampuan suatu daerah menjaga kualitas lingkungan menjadi perhatian utama. Pemerintah melalui Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) terus memantau kondisi lingkungan di setiap provinsi untuk melihat sejauh mana keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam dapat dipertahankan.
Baca Juga: Wilayah Papua Punya Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Tertinggi
Berdasarkan Laporan Kinerja Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Tahun 2025, capaian IKLH nasional pada 2025 mencapai 78,58. Angka tersebut melampaui target tahunan yang ditetapkan sebesar 76,49.
Di tengah capaian tersebut, Papua Pegunungan tercatat sebagai provinsi dengan IKLH tertinggi nasional dengan nilai mencapai 88,55. Angka itu menunjukkan bahwa kualitas lingkungan di Papua Pegunungan tergolong sangat baik dibandingkan sebagian besar wilayah lain di Indonesia.
Di posisi berikutnya terdapat Papua Tengah dengan nilai 86,78. Sementara itu, Papua Barat Daya dan Sulawesi Tengah sama-sama mencatat skor 86,06. Kalimantan Utara menyusul dengan nilai 85,99 dan Maluku Utara sebesar 85,09. Seluruh provinsi tersebut masuk kategori sangat baik karena memiliki nilai indeks di atas 85.
Papua Barat berada di posisi ketujuh dengan skor 84,61, disusul Sulawesi Tenggara sebesar 83,77 dan Papua sebesar 83,30. Aceh melengkapi daftar sepuluh besar dengan nilai indeks 82,39. Secara umum, provinsi dengan IKLH tinggi didominasi wilayah yang masih memiliki tutupan hutan luas, kualitas udara relatif baik, serta tekanan industrialisasi yang belum terlalu tinggi.
Secara teknis, dinamika IKLH provinsi dipengaruhi oleh empat indeks pembentuk, yaitu Indeks Kualitas Air (IKA), Indeks Kualitas Udara (IKU), Indeks Kualitas Lahan (IKL), dan Indeks Kualitas Air Laut (IKAL). Kombinasi dari keempat komponen tersebut menentukan kualitas lingkungan secara keseluruhan di setiap daerah.
Dominasi provinsi di Tanah Papua dalam daftar IKLH tertinggi 2025 menunjukkan bahwa kawasan timur Indonesia masih memiliki kualitas lingkungan yang relatif terjaga. Kondisi tersebut mencerminkan pentingnya peran kawasan hutan, ekosistem alami, serta rendahnya tekanan industrialisasi dalam menjaga kualitas lingkungan hidup.
Baca Juga: 10 Provinsi dengan Kualitas Lingkungan Hidup Terburuk 2024
Sumber:
https://drive.google.com/file/d/13r4bhFB9cLRW0rEqS1zwavcFeBqooOjV/view