7 Aplikasi Kesehatan Online Favorit Publik RI 2026, Ada Pilihanmu?

Halodoc (36,3%) menjadi aplikasi kesehatan online pilihan utama publik Indonesia pada tahun 2026, diikuti Alodokter (32,7%) dan Klik Dokter (10,6%).

7 Aplikasi Kesehatan Favorit Publik RI

(Tahun 2026)
Ukuran Fon:

Berdasarkan publikasi Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), adopsi publik Indonesia terhadap layanan telemedisin masih cukup rendah. Mayoritas publik Indonesia masih enggan menggunakan aplikasi kesehatan online ketika membutuhkan konsultasi kesehatan.

Hal ini tergambar dari dominasi responden yang menjawab tidak saat ditanya terkait penggunaan layanan medis digital tersebut, dengan persentase mencapai 97,6%.

Dengan ini, hanya terdapat 2,4% responden yang aktif memanfaatkan aplikasi kesehatan online untuk menunjang kebutuhan medis mereka. Dari angka tersebut, terdapat beragamnya jenis aplikasi kesehatan yang dipilih.

Baca Juga: Kesehatan dan Gaya Hidup Jadi Konten Berita Favorit Publik RI 2026

Halodoc sukses menjadi pilihan mayoritas responden Indonesia. Dalam survei tahun 2026 ini, proporsi publik yang mengandalkan Halodoc menempati urutan teratas dengan angka 36,3%.

Berselisih tipis, Alodokter berada di posisi kedua sebagai aplikasi dokter online andalan publik dengan persentase menyentuh 32,7%. Selanjutnya, Klik Dokter mencatatkan angka 10,6%, sekaligus melengkapi daftar tiga besar dalam pemeringkatan aplikasi kesehatan online favorit publik RI pada tahun 2026 ini.

Uniknya, dari sekian banyak platform yang tersedia, hanya ketiga aplikasi telemedisin tersebut yang berhasil menembus tingkat penggunaan di atas 10%.

Adanya ketimpangan persentase yang sangat jauh antara ketiga aplikasi teratas dengan para kompetitor di bawahnya menunjukkan bahwa Halodoc, Alodokter, dan Klik Dokter masih mendominasi pasar layanan telemedisin dan menjadi rujukan utama publik Indonesia di ranah kesehatan digital.

Di bawahnya, Good Doctor bertengger di posisi keempat dengan perolehan sebesar 4,5%. Sementara itu, layanan Get Well turut digunakan oleh 4,3% responden, disusul oleh platform SehatQ di bangku keenam dengan porsi pengguna sebesar 3%.

JKN Mobile menjadi penutup pemeringkatan tujuh aplikasi kesehatan favorit publik Indonesia pada tahun 2026 ini, sekaligus sebagai satu-satunya aplikasi resmi dari pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Aplikasi layanan publik dari lembaga ini menjadi pilihan bagi 2,5% responden.

Di luar dari ketujuh nama tersebut, terdapat pula sebagian kecil publik yang memilih platform medis alternatif lainnya yang tidak disebutkan secara spesifik, dengan persentase mencapai 6%.

Pengumpulan data dalam survei bertajuk Survei Penetrasi Internet dan Perilaku Penggunaan Internet 2026 ini dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan melibatkan 8.700 responden yang tersebar secara proporsional di 38 provinsi pada 1 Februari-15 Maret 2026. Metode penentuan sampel menggunakan multistage random sampling, dengan margin of error sebesar 1,1%.

Baca Juga: Tingkat Kepuasan Kinerja Pemerintahan di Berbagai Bidang, Kesehatan Tertinggi!

Sumber:

https://survei.apjii.or.id/

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook