Cara Login Terfavorit Publik RI 2026, Kamu yang Mana?

Kombinasi angka atau PIN (31%) menjadi cara login paling disenangi publik RI pada tahun 2026, diikuti sidik jari (25,9%) dan pola (24,7%).

Ragam Metode Login Terfavorit Publik RI

(2025-2026)
Ukuran Fon:

Berdasarkan publikasi Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), publik Indonesia memiliki berbagai preferensinya dalam memilih metode penguncian layar yang dirasa paling praktis sekaligus aman.

Dalam survei tahun 2026 ini, penggunaan cara login dengan memasukkan kombinasi angka saja atau yang biasa disebut dengan Personal Identification Number (PIN) menjadi cara login paling disenangi oleh publik Indonesia.

Persentase pengguna metode ini berada di angka 31% dan tidak mengalami perubahan sama sekali jika dibandingkan dengan capaian pada tahun 2025 lalu.

Baca Juga: 5 Alasan Publik RI Tidak Ganti Password 2026, Kamu yang Mana?

Menariknya, tren penggunaan login biometrik justru menunjukkan peningkatan. Pemindai sidik jari (fingerprint) berada di posisi kedua dengan persentase 25,9%. Angka ini tercatat naik dari perolehan tahun sebelumnya yang berada di angka 24%.

Di sisi lain, pergeseran tren yang cukup drastis dialami oleh metode pola atau pattern. Cara membuka layar ini berada di urutan ketiga. Proporsinya turun menjadi 24,7% pada tahun 2026, padahal pada tahun sebelumnya metode ini mendominasi dengan persentase mencapai 31,4%.

Sementara itu, kesadaran publik terhadap pentingnya meracik kata sandi aman juga mulai terlihat. Sebanyak 10,5% responden kini lebih memilih sistem penguncian layar yang paling rumit, yaitu kombinasi huruf, angka, dan simbol. Tingkat kewaspadaan ini meningkat cukup baik dari tahun lalu yang hanya mencatatkan angka 7,7%.

Beralih ke teknologi pengenalan anatomi tubuh lainnya yang lebih mutakhir, pemindai wajah (face recognition) mendapat proporsi 6,4%. Angka ini naik dari 5,6% yang didapatkan pada tahun 2025.

Terakhir, metode pemindai retina mata turut melengkapi daftar cara login yang paling populer digunakan oleh publik Indonesia pada tahun 2026 ini, dengan persentase 1,6%. Angka ini juga naik dari porsi di tahun sebelumnya yang hanya sebesar 0,3%.

Pengumpulan data dalam survei bertajuk Survei Penetrasi Internet dan Perilaku Penggunaan Internet 2026 ini dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan melibatkan 8.700 responden yang tersebar secara proporsional di 38 provinsi pada 1 Februari-15 Maret 2026. Metode penentuan sampel menggunakan multistage random sampling, dengan margin of error sebesar 1,1%.

Baca Juga: 11% Publik RI Ganti Password Sekali Setahun

Sumber:

https://survei.apjii.or.id/

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook