10 Daerah dengan Indeks Ketahanan Pangan Terendah 2025

Kesepuluh daerah dalam daftar kabupaten/kota dengan tingkat ketahanan pangan terendah di Indonesia ini berasal dari Pulau Papua.

10 Kabupaten/Kota dengan Indeks Ketahanan Pangan Terendah

(Tahun 2025)
Ukuran Fon:

Berdasarkan data Badan Pangan Nasional (Bapanas) Republik Indonesia (RI), Kabupaten (Kab.) Nduga yang berada di Papua Pegunungan menjadi daerah dengan kualitas ketahanan pangan terburuk di Indonesia pada tahun 2025, dengan capaian Indeks Ketahanan Pangan (IKP) hanya sebesar 19,9.

Adapun nilai IKP sendiri merupakan indeks mengukur ketahanan dan kerentanan pangan suatu wilayah dari tiga aspek, yaitu ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan pangan. Semakin tinggi nilainya, maka semakin baik pula ketahanan pangan di wilayah tersebut. Sebaliknya, buruknya ketahanan pangan ditandai dengan rendahnya skor IKP.

Peringkat kedua diduduki oleh Kab. Puncak dari Papua Tengah dengan nilai IKP sebesar 23.7, diikuti oleh Kab. Mamberamo Tengah dari Papua Pegunungan dengan skor ketahanan pangan senilai 26,4.

Baca Juga: 10 Provinsi Penghasil Cabai Rawit Terbesar 2025

Kembali ke Papua Tengah, Kab. Paniai dan Intan Jaya menjadi pelengkap posisi lima besar dalam pemeringkatan daerah dengan angka ketahanan pangan terendah di Indonesia pada tahun 2025 dengan nilai IKP yang senilai, yaitu 27,3.

Hanya berbeda tipis, kabupaten dari Papua Pegunungan, Yahukimo bertengger di urutan keenam dengan kualitas ketahanan pangan sebesar 27,4.

Bangku ketujuh ditempati oleh Kab. Deiyai yang terletak di Papua Tengah dengan skor ketahanan pangan yang dicapai daerah ini pada tahun 2025 senilai 29.

Dominasi daerah asal Papua Pegunungan kian dikuatkan dengan keberadaan dua kabupaten lainnya di posisi kedelapan dan kesembilan, yaitu Tolikara dan Lanny Jaya dengan nilai IKP berturut-turut sebesar 31,1 dan 31,5.

Sementara itu, satu-satunya daerah dari Papua Barat dalam daftar, Pegunungan Arfak menjadi penutup pemeringkatan sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat ketahanan pangan terburuk di Indonesia pada tahun 2025, dengan capaian IKP yang hanya berhasil menyentuh 33,1.

Secara nasional, nilai ketahanan pangan di Indonesia pada tahun 2025 menyentuh skor 73. Dengan ini, kesepuluh provinsi dalam daftar tersebut masih jauh di bawah IKP yang melampaui standar nilai nasional.

Jika dilihat dari peta persebaran wilayahnya, seluruh kabupaten/kota yang masuk ke dalam pemeringkatan ini berada di daratan Papua. Penyumbang terbanyak berasal dari Papua Pegunungan dengan mendominasi tepat separuh pemeringkatan, yaitu mencakup lima kabupaten sekaligus.

Papua Pegunungan sendiri menjadi provinsi dengan skor IKP terendah se-Indonesia pada tahun 2025. Provinsi ini hanya mampu menorehkan skor ketahanan pangan sebesar 32.

Baca Juga: 10 Provinsi dengan Indeks Ketahanan Pangan Terendah 2025

Sumber:

https://data.badanpangan.go.id/datasetpublications/uny/ikp-kabupaten-kota-2025

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook