36% Publik RI Sebut Harga Kebutuhan Pokok sebagai Masalah Ekonomi Utama
Survei Tempo memotret masalah ekonomi masyarakat: harga kebutuhan pokok naik (36%), ekonomi sulit (23%), minim lapangan kerja (16%), dan sulit bekerja (7%).
Survei Tempo memotret masalah ekonomi masyarakat: harga kebutuhan pokok naik (36%), ekonomi sulit (23%), minim lapangan kerja (16%), dan sulit bekerja (7%).
Rancangan anggaran untuk Perpusnas pada tahun 2027 ditargetkan menyentuh Rp417,7 triliun, tumbuh 10,5% dari APBN 2026 yang besarnya Rp378 triliun.
Fungsi ekonomi dicanangkan mendapat pagu sebanyak Rp958,41 triliun, atau 28,5% dari keseluruhan belanja pemerintah pusat yang besarnya Rp3.362,19 triliun.
Sektor mineral memimpin pencapaian realisasi investasi hilirisasi nasional berkat tingginya penciptaan nilai tambah dan eskalasi permintaan pasar global.
Sebanyak 40% publik menilai ekonomi cukup baik, 19% menilai baik, sementara 39% menganggap kondisi ekonomi buruk atau sangat buruk.
Anggaran untuk fungsi pendidikan pada tahun 2027 direncanakan menyentuh Rp482,4 triliun, atau tumbuh 2,01% dari outlook 2026 yang besarnya Rp472,9 triliun.
Meski naik dalam RAPBN 2027, anggaran TKD tidak lagi melampaui angka tertingginya dalam 4 tahun terakhir, yaitu Rp881,43 triliun pada realisasi tahun 2023.
Volume perdagangan 10 saham terlaris di BEI merosot 23,36% pada Q2 2026 menjadi 2,03 triliun lembar, dipimpin BUMI (231,86 miliar) dan GOTO (163,16 miliar).
China jadi negara tujuan utama ekspor Kalimantan Timur pada 2025, dengan FOB sebesar US$6,89 miliar, disusul oleh India senilai US$3,02 miliar.
Pengeluaran untuk upacara agama dan adat jadi yang paling tinggi, rata-rata tembus Rp64 ribu per bulan.
Pagu belanja negara dalam RAPBN 2027 terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp3.362,2 triliun dan transfer ke daerah dengan nominal Rp735,0 triliun.
Skor IKK terus menurun sejak Januari 2026. Di sisi lain, skor IKE dan IEK sangat fluktuatif sepanjang Januari-Juli 2026.
Utang luar negeri pemerintah tembus US$216,29 miliar per Juni 2026, turun tipis daripada Mei 2026 yang tercatat sebesar US$217,32 miliar.
Pemerintah menargetkan pendapatan negara dalam RAPBN 2027 mencapai Rp3.426 triliun, dengan penyokong utama dari penerimaan perpajakan sebesar Rp2.908 triliun.
Sebanyak 36% responden menilai ekonomi lebih buruk dan 7% lainnya menyebut kondisinya sangat lebih buruk dibandingkan tahun lalu.
Utang pemerintah Indonesia mencapai Rp10.293,69 triliun per Juni 2026, dengan rasio sebesar 41,26% terhadap PDB.
Pekerjaan tetap dipilih 65% responden global sebagai tanda kesuksesan, diikuti punya rumah sendiri (58%).
Ketimpangan pengeluaran tertinggi pada Maret 2026 tercatat di DKI Jakarta dengan gini ratio 0,435, lebih tinggi dari angka nasional sebesar 0,368.
NTT (Rp2,5 juta) menjadi provinsi dengan rerata upah pekerja terendah di Indonesia per Mei 2026, diikuti Lampung (Rp2,57 juta) dan Aceh (Rp2,63 juta).
Dengan nominal mencapai Rp5.743.451, Jakarta menjadi provinsi dengan rata-rata upah buruh tertinggi di Indonesia per Mei 2026.
atau masuk dengan akun media sosial