10 Kapolri dengan Masa Jabatan Terlama dalam Sejarah Indonesia
Jenderal Polisi Raden Said Soekanto memegang rekor sebagai Kapolri terlama dengan masa bakti mencapai 5.189 hari atau lebih dari 14 tahun.
10 Kapolri dengan Masa Jabatan Terlama dalam Sejarah
(Tahun 2026)
Unduh
Masa pengabdian Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) memiliki rentang waktu yang sangat bervariasi sepanjang sejarah. Berdasarkan data resmi kepolisian, Jenderal Polisi Raden Said Soekanto menempati urutan pertama sebagai pimpinan terlama dengan masa bakti mencapai 14 tahun, 2 bulan, dan 15 hari.
Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo dinobatkan secara terhormat sebagai Bapak Kepolisian Negara Republik Indonesia. Ia mengemban tugas berat sejak awal kemerdekaan di bawah kepemimpinan Presiden Soekarno dan sukses meletakkan fondasi institusi Polri dari titik nol.
Listyo Sigit Prabowo mengamankan posisi kedua, sekaligus menjadi Kapolri terlama pada era Reformasi abad ke-21. Ia memimpin selama 5 tahun 8 bulan, sejak tahun 2021 hingga akhirnya digantikan oleh Komjen Suyudi Ario Seto pada 1 Oktober 2026 demi mengisi jabatan Kepala Staf Kepresidenan.
Baca Juga: DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Harta Kekayaannya Rp5,8 Miliar
Lulusan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian Angkatan VII, Mochammad Sanoesi, menempati urutan ketiga lewat masa bakti 4 tahun 8 bulan. Sosok yang wafat pada tahun 2008 ini dikenal sangat sarat akan pengalaman pendidikan internasional, termasuk menyelesaikan studinya di Amerika Serikat.
Sejarah kepolisian mencatat Widodo Budidarmo sebagai Kapolri beragama Kristen pertama di Indonesia yang mengabdi selama 4 tahun 3 bulan. Di bawah komandonya, institusi ini berinovasi dengan mencetuskan Kantor Bersama Samsat untuk pertama kalinya melalui kolaborasi dengan Polda Metro Jaya.
Awaloedin Djamin dikenal luas sebagai tokoh akademisi brilian bergelar doktor lulusan University of Southern California. Sepanjang 4 tahun 2 bulan kepemimpinannya, ia memberikan kontribusi amat krusial terhadap proses pengesahan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana pada 1981.
Gejolak masa transisi politik Orde Lama yang sangat keras harus dihadapi dengan tenang oleh Soekarno Djojonegoro selama 4 tahun penuh. Anak bupati Banjarnegara ini merupakan lulusan sekolah pamong praja yang sukses memandu arah kepolisian melewati badai ketatanegaraan.
Peran krusial Da'i Bachtiar terbukti nyata saat ia dipercaya memimpin Polri pada masa kritis pasca-bom Bali 2002. Keberhasilannya membongkar jaringan terorisme dalam waktu 3 tahun 7 bulan jabatannya sukses melambungkan reputasi kepolisian di mata internasional.
Mantan komandan legendaris Korps Brimob, Anton Soedjarwo, menduduki peringkat kedelapan berkat pengabdian selama 3 tahun 6 bulan. Ia sangat dihormati oleh bawahannya karena berani bersikap tegas dalam melakukan restrukturisasi komando teritorial kepolisian kala itu.
Nama Hoegeng Imam Santoso akan selalu hidup abadi sebagai ikon kejujuran dan integritas tertinggi di Indonesia. Sosok yang menjabat selama 3 tahun 4 bulan ini melegenda hingga sekarang berkat keberaniannya menolak segala bentuk suap maupun fasilitas mewah.
Lulusan terbaik Akademi Kepolisian angkatan 1987, Tito Karnavian, menutup jajaran sepuluh besar ini dengan durasi kepemimpinan 3 tahun 3 bulan. Masa jabatannya berakhir lebih cepat dari jadwal karena ia ditarik langsung oleh Presiden Joko Widodo untuk mengabdi sebagai Menteri Dalam Negeri.
Tren masa jabatan pimpinan puncak Korps Bhayangkara kini mengalami pergeseran signifikan akibat regulasi birokrasi modern. Dinamika kepemimpinan terbukti berjalan jauh lebih terukur di bawah aturan masa pensiun perwira tinggi yang ketat, sangat berbeda dengan periode awal kemerdekaan.
Baca Juga: Alokasi Anggaran Polri dalam RAPBN 2027, Hanya Rp1 T untuk Profesionalisme
Sumber:
https://polri.go.id/kapolri-masa-ke-masa
Ditulis oleh Demas Reyhan Adritama
IT & Sports Enthusiast
Bagikan statistik ini: