Didominasi Kelahiran Jawa Tengah, Inilah 10 Kapolri dengan Jabatan Tercepat dalam Sejarah

Jenderal Polisi Roesdihardjo memegang rekor sebagai Kapolri definitif dengan masa jabatan paling singkat dalam sejarah, yakni 8 bulan 18 hari.

10 Kapolri dengan Masa Jabatan Tercepat dalam Sejarah

(Tahun 2026)

Masa jabatan pimpinan tertinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) tercatat sangat dinamis dan kerap dipengaruhi oleh situasi politik nasional. Berdasarkan data resmi Polri, terdapat sejumlah perwira tinggi yang menduduki posisi nomor satu di Korps Bhayangkara tersebut dengan durasi yang sangat singkat.

Beberapa di antara para pemimpin dengan masa jabatan tercepat ini merupakan figur kokoh yang lahir di Jawa Tengah. Dinamika pergantian yang cepat ini umumnya dipicu oleh transisi kekuasaan pemerintahan atau pembatasan usia pensiun reguler yang ketat.

Jenderal Polisi Roesdihardjo yang lahir di Surakarta, Jawa Tengah, menempati posisi pertama sebagai Kapolri dengan masa jabatan tersingkat. Ia memimpin Korps Kepolisian hanya selama 8 bulan 18 hari di bawah pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid.

Baca Juga: DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Harta Kekayaannya Rp5,8 Miliar

Selanjutnya, Jenderal Polisi Surojo Bimantoro yang lahir di Kebumen, Jawa Tengah, berada di urutan kedua tersingkat dalam sejarah. Masa kepemimpinannya tercatat hanya berlangsung selama 8 bulan 29 hari akibat dinamika politik yang memanas pada era Reformasi.

Tokoh berikutnya adalah Jenderal Polisi Sutarman yang berasal dari Sukoharjo, Jawa Tengah, dengan masa jabatan selama 1 tahun, 2 bulan, 22 hari. Perjalanan dinasnya sebagai Kapolri selesai lebih awal pada 16 Januari 2015 setelah diberhentikan oleh Presiden Joko Widodo.

Jenderal Polisi Idham Aziz menduduki urutan tercepat keempat dengan total durasi kepemimpinan selama 1 tahun, 2 bulan, 26 hari saja. Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) ini menyelesaikan tugasnya dengan singkat murni karena telah memasuki batas usia pensiun anggota kepolisian.

Terakhir, Jenderal Polisi Badrodin Haiti menempati urutan kelima dengan masa dinas yang berlangsung selama 1 tahun, 2 bulan, 27 hari. Ia dilantik menjadi jalan tengah untuk meredakan ketegangan politik nasional sebelum pensiun pada Juli 2016.

Data di atas menunjukkan bahwa durasi kepemimpinan seorang Kapolri sangat bergantung pada stabilitas politik dan regulasi usia. Kehadiran para jenderal asal Jawa Tengah dalam daftar ini membuktikan kontribusi besar putra daerah dalam mengawal keamanan nasional.

Baca Juga: 2 Tahun Terakhir, 75% Publik RI Pernah Berurusan dengan Polisi

Sumber:

https://polri.go.id/kapolri-masa-ke-masa

Demas Reyhan Adritama
Ditulis oleh Demas Reyhan Adritama

IT & Sports Enthusiast

Lupa Sandi?

atau masuk dengan akun media sosial

Esc