5 Penyumbang Inflasi Terbesar Mei 2026, Makanan dan Minuman di Puncak
Keuangan • 23 Juni 2026Inflasi nasional pada Mei 2026 tercatat stabil di angka 3,08%, dengan kelompok makanan dan minuman menjadi penyumbang kontribusi terbesar
Inflasi nasional pada Mei 2026 tercatat stabil di angka 3,08%, dengan kelompok makanan dan minuman menjadi penyumbang kontribusi terbesar
Lampung (1,94%) jadi provinsi dengan inflasi tahunan terendah per Mei 2026, diikuti Sulawesi Barat (1,99%) dan Papua Tengah (2,05%)
Aceh jadi provinsi dengan inflasi terbesar pada awal 2026, mencapai 6,69% yoy
Aceh jadi provinsi dengan tingkat inflasi tahunan tertinggi, mencapai 6,71% pada Desember 2025
Indonesia mengalami inflasi 2,92% yoy dengan IHK sebesar 109,92 pada Desember 2025
Pada November 2025, Bank Indonesia mencatat inflasi year-on-year (yoy) Indonesia sebesar 2,72%, sedikit turun dari bulan sebelumnya (2,86%)
Inflasi kotor biaya kesehatan Indonesia mencapai 16,2%, tertinggi ketiga di Asia Pasifik
10 provinsi dengan persentase inflasi tertinggi pada Mei 2025 didominasi oleh provinsi dari luar Pulau Jawa dan Sumatra
Inflasi y-on-y tertinggi di Jawa terjadi di DKI Jakarta mencapai 2,07% dan terendah Jawa Timur dengan 1,66%
Inflasi y-on-y tertinggi terjadi di Provinsi Aceh dan terendah terjadi di Provinsi Bengkulu
Indonesia mengalami inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 1,60% dengan IHK sebesar 108,07 pada Mei 2025
Biaya pendidikan tiap tahun makin meningkat, pada April 2025 sektor pendidikan mengalami inflasi tahunan sebesar 1,88%
Pada Januari 2025, tingkat inflasi di tanah air menyentuh -0,76%
39% masyarakat memilih untuk mengurangi jumlah pembelanjaan pada saat hari libur akibat kekhawatiran finansial imbas dari inflasi.
BPS mencatat November 2024 Indonesia mengalami inflasi m-to-m sebesar 0,30%. Penyumbang terbesar adalah bawang merah
Provinsi Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Barat, Maluku Utara, dan Bali menjadi wilayah yang mencatat inflasi tahunan tertinggi pada November 2024
Pemerintah Indonesia akan memberlakukan PPN 12% yang akan memengaruhi tingkat inflasi di Indonesia
DI Yogyakarta menempati posisi ketiga setelah DKI Jakarta dan Kepulauan Riau, dengan pengeluaran riil per kapita disesuaikan sebesar Rp15,36 juta per tahun
BPS melaporkan Indonesia mengalami inflasi 0,08% (m-to-m), tetapi sejumlah provinsi justru mengalami deflasi, nilai tertinggi terjadi di Maluku Utara (1,05%)
Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan beri kontribusi inflasi tertinggi dengan kenaikan mencapai 7,67% secara tahunan
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook