Inflasi merupakan indikator ekonomi yang mengukur laju kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam suatu periode tertentu. Memasuki pertengahan awal 2026, tekanan harga secara nasional kembali menunjukkan tren penguatan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi tahunan di Indonesia per Mei 2026 mencapai 3,08% year-on-year (YoY). Angka rata-rata nasional ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan periode bulan sebelumnya, yaitu laju inflasi tahunan pada April 2026 masih berada di level 2,42%.
Namun, dampak dari kenaikan harga ini rupanya tidak dirasakan secara merata di seluruh pelosok negeri. Sejumlah wilayah berhasil mengendalikan harga dan mencatatkan angka inflasi terendah di Indonesia, bahkan berada di bawah rata-rata nasional.
Baca Juga: 10 Provinsi dengan Inflasi Tertinggi Awal 2026
Lampung sukses menempati posisi puncak sebagai provinsi dengan inflasi tahunan terendah di Tanah Air per Mei 2026. Tingkat laju kenaikan harga di wilayah ujung selatan Pulau Sumatra ini hanya menyentuh angka 1,94% secara tahunan.
Menyusul di peringkat kedua, terdapat Sulawesi Barat yang mencatatkan inflasi tahunan sebesar 1,99%. Sementara itu, Papua Tengah menjadi pelengkap urutan tiga besar dalam daftar wilayah dengan inflasi terendah ini, dengan persentase sebesar 2,05%.
Masih dari kawasan Indonesia bagian timur, Papua Selatan bertengger di posisi keempat dengan besaran inflasi tahunan per Mei 2026 menyentuh angka 2,17%. Bangku kelima diduduki oleh Sulawesi Utara yang sukses mencatatkan angka inflasi sebesar 2,33%.
Beralih kembali ke wilayah barat Nusantara, Kepulauan Bangka Belitung mengisi posisi keenam dengan besaran inflasi mencapai 2,46%. Sementara itu, urutan ketujuh dalam daftar sepuluh provinsi dengan inflasi terendah Mei 2026 ini ditempati oleh Jakarta, dengan laju kenaikan harga di angka 2,49%.
Adapun Sumatra Selatan menyusul di peringkat kedelapan dengan laju inflasi tahunan sebesar 2,61%. Angka ini disusul tipis oleh Banten yang duduk di bangku kesembilan dengan tingkat inflasi sebesar 2,7%.
Pemeringkatan sepuluh wilayah dengan stabilitas harga terbaik ini kemudian ditutup oleh Nusa Tenggara Timur (NTT). Provinsi tersebut menempati posisi kesepuluh dengan angka inflasi tahunan sebesar 2,76%.
Baca Juga: 5 Negara dengan Tingkat Inflasi Tertinggi di Dunia, Siapakah Nomor 1?
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MjI2MyMy/inflasi-year-on-year--mei-2026.html