10 Provinsi dengan Indeks Kemahalan Konstruksi Terendah 2026, NTT di Puncak!
Nusa Tenggara Timur menjadi provinsi dengan IKK terendah pada tahun 2026, angkanya mencapai 89,06.
10 Provinsi dengan Indeks Kemahalan Konstruksi Terendah
(Tahun 2026)
Unduh
Kebijakan otonomi daerah hadir untuk mendorong pemerataan kemampuan keuangan antardaerah guna menghindari ketimpangan. Dalam hal ini, pemerintah daerah diharapkan mampu mengelola keuangan daerah dan memanfaatkan sumber daya alam daerah agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat.
Menurut publikasi Indeks Kemahalan Konstruksi yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), kebijakan otonomi daerah yang diundangkan pada tahun 2000 mengarahkan untuk melakukan percepatan dan pemerataan pembangunan di semua daerah di Indonesia.
Untuk itu, adanya Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK) akan membantu mengukur tingkat kemahalan konstruksi suatu daerah, yang mana semakin tinggi angkanya, maka biaya yang diperlukan untuk mendirikan bangunan di daerah tersebut semakin besar.
Pengumpulan data untuk IKK 2026 diambil berdasarkan harga komoditas konstruksi, sewa alat berat, dan upah jasa konstruksi yang dikumpulkan sejak Juli 2025, Oktober 2025, Januari 2026 dan April 2026.
Baca Juga: 10 Provinsi dengan IKK Tertinggi 2026, Mayoritas dari Papua
Adapun provinsi dengan IKK terendah pada tahun 2026 dipegang oleh Nusa Tenggara Timur, yakni hanya mencapai 89,06. Kabupaten Belu dan Kabupaten Malaka berkontribusi terhadap akumulasi angka tersebut dengan menjadi kota/kabupaten yang memiliki IKK terendah, masing-masing sebesar 75,66 serta 76,22.
Lebih lanjut, Sulawesi Barat menempati di urutan kedua dengan IKK sebesar 91,79. Sementara itu, Sulawesi Tengah menyusul di bawahnya dengan 92,65.
Selain itu, Lampung menduduki urutan keempat sebagai provinsi dengan IKK terendah, angkanya mencapai 92,7, diikuti oleh Gorontalo sebanyak 94,53 dan Sumatra Selatan sebesar 95,28.
Adapun di Sumatra Selatan IKK yang paling rendah didominasi oleh Kabupaten Ogan Komering Ulu (88,61) dan Kabupaten Lahat (88,66), sedangkan kota/kabupaten lainnnya sudah melebihi skor 90.
Urutan ketujuh diisi oleh Sumatra Barat dengan IKK sebesar 97,31, yang mana nilai IKK untuk setiap kabupaten/kota tidak ada yang menyentuh angka 80-an. Selanjutnya, Bengkulu berada di urutan kedelapan dengan IKK sebanyak 98,33.
Menutup daftar provinsi dengan IKK terendah sepanjang tahun 2026, terdapat Banten dan Jawa Timur dengan IKK masing-masing sebesar 99,07 dan 99,28.
Baca Juga: 10 Provinsi dengan Perusahaan Konstruksi Terbanyak 2025, Pulau Jawa Dominasi
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/publication/2026/10/01/b37430e50df8d88d771bb79c/indeks-kemahalan-konstruksi-provinsi-dan-kabupaten-kota-2026.html
Ditulis oleh Zalfa Ronaa
Jurnalis data GoodStats Data
Bagikan statistik ini: