Negara Paling Damai di ASEAN 2026, Indonesia Turun ke Peringkat Ke-6
Singapura menjadi negara dengan tingkat kedamaian tertinggi di Asia Tenggara berdasarkan skor GPI, raih 1,435. Di sisi lain, Indonesia menempati urutan keenam.
Negara Paling Damai di ASEAN
(Tahun 2026)
Unduh
Menurut laporan Indeks Perdamaian Global (GPI) 2026, tingkat perdamaian dunia kini menurun akibat maraknya konflik bersenjata. Sejak berakhirnya Perang Dunia II, banyak terjadi konflik eksternal berbasis negara yang aktif.
Di sisi lain, perang saudara di Sudan, Amerika Serikat-Iran, dan konflik berkepanjangan di Ukraina telah menciptakan lingkungan internasional yang rapuh sekaligus militeristik. Konflik yang terinternasionalisasi meningkat lebih dari 175% sejak 2010 dan kematian global akibat konflik internal mencapai lebih dari 181 ribu jiwa tahun 2025.
Baca Juga: 10 Negara Paling Damai di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Di kawasan Asia Tenggara, Singapura menjadi negara paling damai dengan GPI mencapai 1,435, sekaligus berada di urutan kedelapan di tingkat dunia.
Menyusul tidak jauh dari Singapura, Malaysia menduduki urutan kedua di ASEAN dan ke-12 global dengan skor GPI 1,513. Sementara itu, Timor Leste meraih skor 1,681 di urutan ketiga, diikuti oleh skor Vietnam sebesar 1,738.
Di tingkat dunia, Laos menempati posisi ke-58 dan termasuk ke dalam lima besar negara terdamai di ASEAN dengan skor GPI 1,846.
Selanjutnya, Indonesia mengisi urutan keenam sebagai negara yang paling damai di ASEAN dengan skor sebesar 1,918. Skor keseluruhan Indonesia turun 2,5%, menjadikannya duduk di bangku ke-69 secara global. Hal tersebut dipicu oleh turunnya skor pada indikator keamanan dan keselamatan sebesar 5% serta kenaikan pada indikator ketidakstabilan politik dan skala teror politik.
Berada pada peringkat ke-96 dunia, di kawasan Asia Tenggara Kamboja berada di urutan ketujuh dengan skor mencapai angka 2,075, diikuti oleh Tailan yang dengan perbedaan yang tipis, yakni 2,089.
Terakhir, Filipina dan Myanmar menutup daftar negara yang paling damai di Asia Tenggara dengan masing-masing skor sebesar 2,092 dan 2,911. Myanmar menjadi negara dengan tingkat perdamaian terendah, bahkan secara global berada di peringkat ke-151.
Adapun kondisi perdamaian suatu negara diukur secara kuantitatif berdasarkan tiga dimensi, yakni tingkat keselamatan dan keamanan masyarakat, tingkat konflik domestik-internasional yang sedang berlangsung, serta tingkat militerisasi. Ketiga aspek tersebut diakumulasi menjadi skala 1-5, yang mana semakin rendah skornya, maka tingkat kedamaian negara tersebut semakin tinggi.
Secara kualitatif, tim ahli negara Economist Intelligence Unit (EIU) mendukung kekurangan data pada indikator kuantitatif bersama 650 kontributor di negara-negara terkait dan mengembangkan penilaian tentang kondisi politik, kinerja ekonomi, serta masyarakat dari suatu negara.
Baca Juga: Tingkat Kemakmuran Negara ASEAN 2026
Sumber:
https://www.visionofhumanity.org/wp-content/uploads/2026/06/Global-Peace-Index-2026-Report.pdf
Ditulis oleh Zalfa Ronaa
Jurnalis data GoodStats Data
Bagikan statistik ini:
Artikel Terkait
10 Provinsi Penghasil Pepaya Terbesar di Indonesia 2025
Lamongan Jadi Lumbung Padi Terbesar di Jawa Timur 2025