STIN Buka Kuota 100 Taruna pada 2026, Prodi Agen Intelijen Jadi yang Terbanyak
Sekolah Tinggi Intelijen Negara resmi membuka penerimaan 100 taruna baru untuk tiga program studi pada tahun 2026.
Rincian Kuota Program Studi STIN
(Tahun 2026)
Unduh
Badan Intelijen Negara (BIN) secara resmi mengumumkan pembukaan seleksi penerimaan taruna dan taruni baru Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) untuk tahun ajaran 2026. Pada periode seleksi tahun ini, panitia menetapkan kuota penerimaan secara spesifik sebanyak 100 orang.
Angka ketersediaan kursi ini terbagi ke dalam tiga program studi utama yang seluruhnya telah mengantongi akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) secara resmi.
Program studi Sarjana Agen Intelijen mendapatkan porsi terbesar dengan total 60 kursi. Besarnya kuota pada program studi ini menunjukkan tingginya kebutuhan institusi akan tenaga lapangan yang mahir dalam taktik pengumpulan informasi secara tertutup serta infiltrasi operasional. Program studi ini diproyeksikan menjadi penyokong utama suplai tenaga intelijen taktis di masa depan.
Baca Juga: Jumlah ASN di Indonesia Terbanyak di Jabatan Apa? Ini Datanya
Sementara itu, dua program studi lainnya mendapatkan porsi kuota yang seimbang. Program studi Sarjana Analis Intelijen dialokasikan sebanyak 20 orang. Para taruna pada keilmuan ini dipersiapkan secara khusus untuk menguasai pengolahan data mentah, pemodelan ancaman, dan penyusunan produk intelijen strategis.
Pada formasi terakhir, program studi Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber juga mendapatkan alokasi sebanyak 20 kursi. Ketersediaan kuota pada bidang siber ini merupakan langkah antisipatif negara dalam merespons ancaman kejahatan digital, perlindungan infrastruktur siber, serta penguasaan forensik digital.
Secara keseluruhan, komposisi kuota ini memperlihatkan prioritas Badan Intelijen Negara yang menitikberatkan pada penguatan agen lapangan tanpa mengesampingkan pentingnya analis strategis dan ahli keamanan siber. Para pelamar wajib mempersiapkan diri dengan matang mengingat alokasi 100 kursi ini dipastikan akan diperebutkan dengan sangat ketat.
Kandidat yang mengikuti seleksi ini harus melewati serangkaian tahapan panjang yang bersifat menggugurkan, mulai dari seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis komputer, serta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang mencakup tes psikologi, kesehatan, kesegaran jasmani, dan pendalaman mental ideologi.
Baca Juga: 8 Sekolah Kedinasan dengan Program Studi Terbanyak, STIN Punya Jalur S1
Sumber:
https://ptb.stin.ac.id/
Ditulis oleh Demas Reyhan Adritama
IT & Sports Enthusiast
Bagikan statistik ini:
Artikel Terkait
10 Daerah dengan Kinerja Pengelolaan Sampah Terbaik 2025
Jumlah Tempat Ibadah di Jawa Timur 2024, Ini Sebarannya!