Parfum dan produk wewangian kini semakin diminati konsumen Indonesia, terutama di tengah tren self-care dan meningkatnya minat terhadap fragrance lokal. Persaingan di kategori ini pun tambah ketat, khususnya di platform e-commerce seperti Shopee yang menjadi salah satu kanal utama penjualan produk parfum di tanah air.
Menurut analisa Compas untuk periode April 2026, Scarlett berhasil menjadi brand parfum dan wewangian terlaris di Shopee Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 6,6%. Menariknya, lima besar daftar ini seluruhnya diisi oleh brand lokal, menandakan bahwa industri parfum dalam negeri semakin kuat dan mampu bersaing lewat inovasi produk maupun strategi pemasaran yang relevan dengan konsumen Indonesia.
Di posisi kedua, Mykonos mencatat market share sebesar 5,4%, diikuti Octarine dengan 3,4%. Sementara itu, HMNS berada di posisi keempat dengan pangsa pasar 2,7%, dan Saff & Co. melengkapi lima besar dengan raihan 2,1%.
Baca Juga: 10 Brand Face Wash Pria Terlaris di Shopee Indonesia Q2 2025, Mana Favoritmu?
Compas menilai keberhasilan Scarlett tidak lepas dari strategi positioning yang mengusung konsep affordable luxury melalui produk berkonsentrasi tinggi.
“Alih-alih bermain di kategori body mist atau cologne, Scarlett langsung masuk dengan lini Eau de Parfum (EDP) hingga Extrait De Parfum yang dikenal memiliki konsentrasi bibit parfum lebih tinggi dan daya tahan aroma lebih lama. Dengan harga di bawah Rp60 ribu, Scarlett berhasil membangun persepsi produk ‘wangi mewah’ dan ‘tahan lama’ yang sangat menarik bagi konsumen mass market,” tulis Compas dalam unggahan Instagram, Rabu (27/5/2026).
Selain itu, Scarlett juga dinilai sukses memperluas pasar lewat pendekatan unisex dan strategi varian emosional. Berdasarkan ekstraksi keyword dari 50 listing penyumbang sales value terbesar, kata kunci seperti ‘unisex’ dan ‘mewah’ menjadi istilah yang paling dominan digunakan konsumen maupun seller dalam mendeskripsikan produk mereka.
Strategi lainnya adalah dominasi jalur direct-to-consumer (D2C) melalui official store. Berbeda dengan banyak brand tradisional yang mengandalkan jaringan reseller, sekitar 86% total nilai penjualan Scarlett justru berasal dari official store mereka sendiri. Strategi kampanye yang terpusat ini dinilai membantu menjaga konsistensi branding sekaligus memperkuat kepercayaan konsumen.
Sebagai catatan, data Compas dihimpun dari berbagai e-commerce besar di Indonesia selama periode April 2026. Data mencerminkan performa penjualan brand parfum dan wewangian berdasarkan aktivitas transaksi di marketplace sepanjang periode tersebut.
Baca Juga: 10 Brand Facial Mist Terlaris di Shopee Indonesia Q1 2026, Mana Favoritmu?
Sumber:
https://www.instagram.com/p/DY1ozkyEv6Y/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==