5 Merek Thai Tea Paling Diminati 2026, Chatime dan Kopi Kenangan Bersaing

Chatime dan Kopi Kenangan memimpin persaingan pasar minuman teh khas Tailan lewat catatan tingkat konsumsi paling sering sebesar 28%.

5 Merek Thai Tea yang Paling Sering Dikonsumsi

(Tahun 2026)

Budaya menikmati teh khas Tailan kini telah berkembang pesat menjadi bagian dari gaya hidup santai masyarakat di Indonesia. Merujuk pada laporan survei terbaru dari Jakpat pada tahun 2026, peta persaingan merek di kategori minuman kekinian ini bergerak sangat dinamis.

Persaingan pasar tersebut dipimpin ketat oleh merek Chatime, yang berhasil mengamankan persentase konsumsi sebesar 28%. Pencapaian puncak ini tentunya didukung sepenuhnya oleh kekuatan operasional mereka di bawah naungan Kawan Lama Group. Merek waralaba asal Taiwan tersebut memang terus hadir menemani pelanggan melalui ratusan gerai mandiri di berbagai pusat perbelanjaan.

Baca Juga: Indonesia Punya Kedai Kopi Terbanyak

Dominasi di peringkat pertama itu rupanya harus diwarnai dengan perlawanan sengit dari sebuah unikorn kuliner lokal. Kopi Kenangan yang dirintis oleh Edward Tirtanata memilih untuk beroperasi tanpa sistem kemitraan eksternal demi menjaga standar kualitas ritel modernnya. Strategi bisnis tersebut membuahkan hasil yang seimbang karena mereka turut mencatatkan angka keterpilihan yang sama persis, yaitu 28%.

Menyusul di urutan selanjutnya, Dum Dum Thai Drinks turut membuktikan daya tariknya dengan meraup pangsa pasar sebesar 13%. Merek besutan Imran Jati ini sudah lama dikenal luas sebagai pelopor racikan teh yang diseduh langsung menggunakan saringan kain dan terus eksis berbekal konsep stan minimalis di berbagai koridor mal.

Eksistensi waralaba lokal seperti Es Teh Indonesia juga sangat patut diperhitungkan di kancah nasional. Bisnis yang memperluas jangkauan gerainya hingga ke area padat perumahan warga ini sangat konsisten menawarkan harga merakyat. Pendekatan membumi tersebut pada akhirnya berhasil menarik minat 11% responden.

Melengkapi daftar lima besar minuman terfavorit ini, jaringan gerai Haus! ikut meramaikan persaingan dengan raihan keterpilihan pelanggan sebesar 9%. Perusahaan rintisan bersokongan dana dari BRI Ventures ini tampil cerdik dengan berfokus menjangkau kelas menengah bawah melalui deretan ruko di pinggir jalan.

Peta persaingan ini mencerminkan kebiasaan jajan sehari-hari, di mana kepraktisan gerai modern bersanding manis dengan kedekatan waralaba lokal. Walaupun pasar dikuasai oleh pemain besar, merek-merek rintisan dalam negeri terbukti tetap punya tempat spesial di hati para penikmatnya.

Baca Juga: Kedai Kopi dan Jenis Kopi yang Diminati Gen Z

Sumber:

https://insight.jakpat.net/thai-tea-consumption-top-brands/

Demas Reyhan Adritama
Ditulis oleh Demas Reyhan Adritama

IT & Sports Enthusiast

Lupa Sandi?

atau masuk dengan akun media sosial

Esc