10 Provinsi dengan Jumlah Penduduk Perempuan Terendah Semester I 2026

Provinsi dengan jumlah penduduk perempuan terendah didominasi oleh wilayah Indonesia Timur, dipimpin Papua Selatan yang hanya berjumlah 282,64 ribu jiwa.

10 Provinsi dengan Jumlah Penduduk Perempuan Terendah

(Semester I 2026)

Perempuan memiliki peran penting dalam dinamika kependudukan, salah satunya melalui proses kehamilan dan kelahiran yang turut memengaruhi pertumbuhan penduduk suatu daerah.

Di dalam keluarga, perempuan juga berperan dalam pengasuhan serta mendampingi tumbuh kembang anak sejak usia dini. Namun, peran perempuan tidak berhenti di ranah domestik. Perempuan juga menjadi bagian penting dalam dunia pendidikan, pekerjaan, ekonomi, sosial, hingga pembangunan masyarakat.

Beragam peran tersebut hadir di tengah populasi perempuan yang tersebar dengan jumlah berbeda di setiap provinsi, sekaligus menunjukkan kontribusi perempuan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dukcapil Kemendagri) mencatat jumlah penduduk perempuan di 38 provinsi melalui Rilis Data Kependudukan Semester I 2026 pada 3 Agustus 2026.

Menilik rilis data tersebut, sebagian besar provinsi yang memiliki jumlah penduduk perempuan terendah berada di wilayah Indonesia bagian timur.

Baca Juga: 10 Provinsi dengan Jumlah Penduduk Laki-Laki Terendah Semester I 2026

Papua Selatan menjadi kawasan dengan jumlah penduduk perempuan terendah, hanya 282,64 ribu jiwa. Hal ini selaras apabila melihat total penduduknya yang ada di angka 588,84 ribu. Rendahnya proporsi ini dapat dipengaruhi oleh corak geografis agroindustri setempat yang menarik migrasi pekerja luar daerah yang didominasi oleh laki-laki.

Papua Barat berada di posisi berikutnya yang berbanding tipis dengan perolehan 285,41 ribu penduduk perempuan dari jumlah keseluruhan 588,49 ribu jiwa. Tantangan demografis ini diperumit oleh medan pegunungan terjal yang menyulitkan pembangunan fasilitas umum dan membatasi akses kesehatan darurat bagi perempuan adat di pedalaman.

Melengkapi jajaran tiga provinsi terendah, Papua Barat Daya mencatat populasi penduduk perempuan sebanyak 304,24 ribu dari total 632,79 ribu jiwa. Status wilayahnya sebagai pintu gerbang maritim mendatangkan banyak tenaga kerja pria, lantaran aktivitas pelayaran dan pariwisatanya membutuhkan tenaga fisik kuat seperti buruh pelabuhan dan kru kapal.

Bergeser ke Indonesia bagian tengah, Kalimantan Utara yang beribu kota di Tanjung Selor ini membukukan penduduk perempuan di angka 374,71 ribu jiwa dan total penduduknya 786,23 ribu jiwa.

Posisi berikutnya masih dari wilayah timur, Papua yang pusat pemerintahannya di kota Jayapura memiliki penduduk perempuan 538,36 ribu dari total penduduknya sebesar 1,12 juta jiwa.

Beberapa provinsi selanjutnya menunjukkan jumlah penduduk perempuan yang semakin menanjak. Gorontalo mencatat 625,85 ribu penduduk perempuan, sementara Papua Tengah sebesar 653,55 ribu jiwa.

Di sisi lain, Maluku Utara dan Papua Pegunungan mengantongi masing-masing 676,80 ribu dan 690,54 ribu penduduk perempuan.

Daftar 10 provinsi dengan jumlah penduduk perempuan paling sedikit ditutup oleh Sulawesi Barat yang menorehkan angka 731,52 ribu jiwa.

Baca Juga: 10 Kabupaten dengan Jumlah Penduduk Paling Sedikit di Indonesia 2026

Sumber:

https://www.youtube.com/live/_2klNRVYhJg?si=RQVG2pzxM2XeH_Z6

Rosita Fatimah Azahra
Ditulis oleh Rosita Fatimah Azahra

Jurnalis data GoodStats Data

Lupa Sandi?

atau masuk dengan akun media sosial

Esc