5 Timnas dengan Final Terbanyak di ASEAN Championship, Indonesia Catatkan 6 Penampilan

Tailan mendominasi sejarah babak puncak kompetisi sepak bola Asia Tenggara dengan torehan final terbanyak sepanjang masa.

Negara Pengoleksi Final Piala ASEAN Terbanyak

(Tahun 2026)

Kompetisi sepak bola bergengsi kawasan Asia Tenggara, ASEAN Hyundai Cup 2026, telah resmi menuntaskan seluruh rangkaian turnamennya pada Rabu malam (26/8/2026). Tim nasional Vietnam sukses keluar sebagai jawara baru, setelah menumbangkan perlawanan sengit Tailan lewat keunggulan agregat 4-2 di partai final.

Skuad Gajah Perang kembali menunjukkan tajinya dengan menembus babak final untuk yang ketiga belas kalinya, sepanjang sejarah penyelenggaraan turnamen. Meskipun langkah mereka dihentikan oleh Vietnam pada edisi kali ini, Tailan tetap kokoh di puncak. Mereka memegang rekor sebagai pengoleksi final, sekaligus peraih tujuh trofi juara terbanyak.

Berstatus sebagai sang juara bertahan, The Golden Star Warriors sukses mempertahankan takhta mereka berkat kemenangan agregat 4-2 di final. Pencapaian luar biasa ini menambah koleksi trofi mereka menjadi empat gelar, dari total enam kali penampilan di final. Keberhasilan ini sekaligus mengantarkan mereka menyamai rekor perolehan juara milik Singapura.

Baca Juga: 6 Pencetak Gol Terbanyak ASEAN Championship 2026, Indonesia Sumbang 1 Nama

Sementara itu, skuad Garuda di bawah asuhan pelatih baru, John Herdman, harus merelakan langkah mereka terhenti di fase grup, karena hanya mampu finis pada peringkat ketiga. Kegagalan melaju ke babak semifinal ini menahan catatan statistik Indonesia pada angka enam kali final. Rapor tersebut membuat Indonesia memegang rekor sebagai tim dengan penampilan puncak terbanyak, tanpa satupun raihan trofi juara.

Bergeser ke tim lainnya, The Lions sejatinya berhasil menunjukkan performa apik pada babak penyisihan sebelum akhirnya tumbang di tangan Tailan pada fase semifinal. Absennya Singapura di laga pamungkas justru menjaga sakralitas rekor efisiensi 100% yang mereka miliki, berkat keberhasilan menyapu bersih empat gelar juara dari empat kali kesempatan tampil di final.

Skuad Harimau Malaya juga harus mengubur mimpi mereka di babak semifinal, usai dipaksa mengakui keunggulan agregat dari sang jawara turnamen. Rapor partai puncak Malaysia tidak mengalami perubahan sejak edisi 2010 silam, dengan catatan satu gelar kampiun dari empat kali keberhasilan menembus babak final.

Baca Juga: 10 Wilayah Penyumbang Atlet Terbanyak di Jawa Timur 2025, Malang Teratas

Sumber:

https://www.instagram.com/seasiagoal/p/DchyY7MTNGW/

Demas Reyhan Adritama
Ditulis oleh Demas Reyhan Adritama

IT & Sports Enthusiast

Lupa Sandi?

atau masuk dengan akun media sosial

Esc