Alokasi 891 Formasi Sekolah Kedinasan Kemenhub 2026, PTDI-STTD Terbanyak

Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD memegang jumlah alokasi formasi calon taruna Kementerian Perhubungan terbanyak.

Sebaran Formasi Sekolah Kedinasan Kemenhub

(Tahun Akademik 2026/2027)

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi mengalokasikan 891 formasi pada seleksi calon taruna pola pembibitan tahun akademik 2026/2027 dengan masa pendaftaran yang berlangsung pada 18-30 Agustus 2026. Angka alokasi keseluruhan ini terbagi ke dalam skema pembibitan pusat, pembibitan pemerintah daerah, serta jalur afirmasi khusus bagi orang asli Papua.

Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi menempati posisi tertinggi dengan total 679 formasi. Ketersediaan kursi di kampus transportasi darat ini bertumpu pada 627 formasi pemerintah daerah serta 44 formasi pusat. Institusi ini juga mengakomodasi 5 formasi pemerintah daerah khusus orang asli Papua serta 3 formasi pusat khusus orang asli Papua.

Menyusul pada urutan kedua, Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali mengamankan 77 formasi yang mencakup 44 formasi pusat, 30 formasi pemerintah daerah, beserta 3 formasi afirmasi pusat khusus orang asli Papua.

Baca Juga: Rincian Lengkap 4.770 Kuota Sekolah Kedinasan Tahun 2026, IPDN Mendominasi

Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal menempati urutan ketiga melalui ketersediaan 68 formasi yang terdiri atas 64 formasi pusat dan 4 formasi pemerintah daerah.

Beralih ke sektor udara, Politeknik Penerbangan Indonesia Curug menyediakan 17 formasi murni untuk alokasi pusat. Sementara itu, Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun turut membuka 16 formasi yang juga seluruhnya dialokasikan bagi kebutuhan pusat.

Alokasi berikutnya diisi oleh Politeknik Penerbangan Surabaya yang menyediakan 11 formasi murni pusat. Politeknik Penerbangan Palembang membuka 10 formasi murni pusat, sedangkan Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi mengalokasikan 5 formasi murni pusat.

Empat institusi terakhir meliputi Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang, Politeknik Pelayaran Surabaya, Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara, serta Politeknik Penerbangan Jayapura yang masing-masing memegang 2 formasi murni pusat.

Khusus untuk Politeknik Penerbangan Jayapura, seluruh formasi tersebut secara spesifik diperuntukkan bagi orang asli Papua.

Lulusan dari program pola pembibitan pusat kelak akan diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN) dan diwajibkan bersedia menempati unit pelaksana teknis kementerian di seluruh wilayah nusantara. Di sisi lain, lulusan formasi daerah akan mengabdi pada wilayah domisili pemerintah daerah asal mereka masing-masing.

Baca Juga: Ragam Jenis Transportasi Pekerja Komuter Indonesia, Kamu yang Mana?

Sumber:

https://sipencatar.kemenhub.go.id/pengumuman/54/

Demas Reyhan Adritama
Ditulis oleh Demas Reyhan Adritama

IT & Sports Enthusiast

Lupa Sandi?

atau masuk dengan akun media sosial

Esc