Rincian Lengkap 4.770 Kuota Sekolah Kedinasan Tahun 2026, IPDN Mendominasi

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menjadi penyumbang kuota terbesar dalam penerimaan calon abdi negara tahun 2026.

Kuota Formasi Sekolah Kedinasan

(Tahun 2026)

Pemerintah kembali membuka pintu pengabdian bagi para pemuda terbaik bangsa pada tahun 2026. Melalui Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) terintegrasi, pendaftaran sekolah kedinasan resmi digulirkan pada 18-30 Agustus 2026. Sebanyak 4.770 kursi disiapkan bagi calon taruna dan praja yang siap menempuh pendidikan spesifik di berbagai instansi pemerintah.

Mengacu pada data Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menempati urutan pertama dengan kuota masif sebanyak 1.410 formasi. Kampus ini selalu menjadi primadona karena bertugas mencetak kader pamong praja yang akan menjadi ujung tombak pelayanan pemerintahan.

Menyusul ketat pada posisi kedua terdapat Politeknik Keuangan Negara STAN yang membuka 1.000 formasi. Institusi bergengsi ini menjadi kawah candradimuka bagi para ahli pengelola instrumen keuangan dan kekayaan negara masa depan.

Baca Juga: 5 Bidang Studi dengan Proporsi Penganggur S1 Terbesar

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga tidak ketinggalan dengan mengalokasikan 891 kursi yang tersebar di 22 sekolah kedinasan binaannya. Alokasi ini disiapkan secara khusus untuk melahirkan tenaga teknis dan ahli transportasi yang kompeten di matra darat, laut, maupun udara.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) turut mencari 564 talenta terbaik melalui Politeknik Statistika STIS untuk dididik menjadi ahli data dan pakar statistik nasional.

Peluang pengabdian di ranah penegakan hukum turut dibuka secara lebar. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menyerap 375 formasi melalui Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekimipas) untuk mencetak kader garda perbatasan dan lapas.

Berdampingan dengan hal tersebut, Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) di bawah Kementerian Hukum menyediakan 250 kursi guna mendidik tenaga ahli hukum terapan.

Di sektor sains aplikatif, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) siap menampung 130 calon penganalisis cuaca dan iklim andalan negara.

Bagi peminat bidang pertahanan taktis dan keamanan data, Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) membuka pendaftaran untuk 100 kadet telik sandi. Formasi ini kemudian digenapi oleh Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) yang mengalokasikan 50 kursi khusus bagi ahli keamanan digital.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 13 Tahun 2026, setiap pelamar dilarang keras mendaftar lebih dari satu sekolah kedinasan karena sistem akan menggugurkan kepesertaan secara otomatis. Para pendaftar yang berhasil lolos administrasi nantinya wajib menempuh ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) berbasis komputer mulai 22 September hingga 7 Oktober 2026 mendatang.

Baca Juga: Sekolah Kedinasan di Indonesia Bukan Cuma STAN, Cek Daftar Lengkapnya!

Sumber:

https://www.instagram.com/p/DcAOZKmk_al

Demas Reyhan Adritama
Ditulis oleh Demas Reyhan Adritama

IT & Sports Enthusiast

Lupa Sandi?

atau masuk dengan akun media sosial

Esc