4 Kota Indonesia Masuk Daftar Kota Terbaik untuk Mahasiswa Dunia
Jakarta berada di posisi tertinggi di peringkat ke-117 dunia, disusul Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya.
Jakarta berada di posisi tertinggi di peringkat ke-117 dunia, disusul Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya.
Sebanyak 32,44% lansia di Nusa Tenggara Barat tidak tamat SD dan 31,54% lainnya tidak pernah sekolah.
Institut Pemerintahan Dalam Negeri memimpin dengan 12 program studi aktif dari jenjang sarjana terapan hingga doktoral.
Politeknik Keuangan Negara STAN memimpin jumlah pendaftar terbanyak dengan total 44.307 pelamar pada 2025.
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menjadi penyumbang kuota terbesar dalam penerimaan calon abdi negara tahun 2026.
Bidang studi Manajemen, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, dan Akuntansi menyumbang 40,2% penganggur lulusan S1 pada 2025.
Universitas Padjadjaran mengukuhkan 12.982 mahasiswa baru dari berbagai jenjang pendidikan.
Sebanyak 52,98% pekerja Indonesia berpendidikan SMP ke bawah pada Mei 2026. Pekerja berpendidikan D4 hingga S3 baru 10,75%.
UIN Sunan Gunung Djati Bandung kokoh di puncak daftar PTKIN dengan jurnal terindeks Scopus terbanyak
Pada tahun ajaran 2024/2025, sekitar 63% dosen mengajar di PTS, sedangkan sisanya di PTN
Sebanyak 107,1 ribu dosen di Indonesia berusia 36-45 tahun pada 2025
Kalimantan Utara jadi provinsi dengan jumlah dosen paling sedikit, yakni hanya 643 orang
Jawa Barat jadi provinsi dengan jumlah dosen tidak tetap terbanyak di Indonesia, capai 2.211 dosen pada 2025
Bidang pendidikan tercatat punya jumlah profesor terbanyak, tembus 2.601 orang pada 2025
PTN dan PTK punya rasio dosen per program studi tertinggi, yakni 1:12,12
Sebanyak 52,64% dari total dosen di Indonesia mengajar di PTS pada 2025
Pendidikan Profesi Guru jadi penyumbang lulusan terbanyak di Indonesia pada 2025, tembus 798.853 orang
Ilmu Hukum jadi program doktor paling diminati dengan 5.353 mahasiswa pada 2025
Ilmu Manajemen tercatat memiliki 1,17 juta mahasiswa pada 2025, terbanyak dari prodi lain
Jumlah PTN di Indonesia cenderung stagnan, sedangkan jumlah PTS terus berkurang
atau masuk dengan akun media sosial