10 Pertimbangan Utama Publik Indonesia Memilih E-Wallet Favorit 2025
Keuangan • 1 Mei 2026Aplikasi yang mudah digunakan alias user friendly menjadi pertimbangan utama publik Indonesia dalam memilih e-wallet
Aplikasi yang mudah digunakan alias user friendly menjadi pertimbangan utama publik Indonesia dalam memilih e-wallet
E-wallet memudahkan berbagai transaksi, berikut aktivitas yang paling sering dilakukan pengguna
Transfer uang jadi fungsi utama e-wallet, dengan 7 dari 10 pengguna mengandalkannya untuk transaksi sehari-hari
Tagihan jadi pengeluaran terbesar, sementara gaya belanja masyarakat makin mengarah pada kenyamanan dengan porsi signifikan untuk konsumsi harian
Perbedaan sumber penghasilan antargenerasi di Indonesia terlihat jelas, dari gaji tetap hingga ketergantungan pada dukungan orang tua
Minimnya pemahaman membuat sebagian masyarakat Indonesia masih menganggap perencanaan keuangan bukan kebutuhan mendesak
Tingkat pengangguran yang tinggi (52%) juga menjadi isu yang harus segera diselesaikan oleh pemerintah, diikuti penanganan banjir Sumatra yang inefisien (46%)
Sebanyak 72% publik RI menggunakan tabungan pribadi untuk memulai bisnis, sedangkan 17% lainnya memanfaatkan dana pinjaman dari keluarga atau teman
Anggaran Transfer ke Daerah (TKD) pada tahun 2026 hanya mendapat Rp693 triliun. Tahun lalu juga dipotong Rp50,59 triliun dari pagu Rp919,9 triliun akibat MBG
Dari total pagu anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) tahun 2026 sebesar Rp268 triliun, sebanyak 83,4% atau Rp223,6 triliun berasal dari anggaran fungsi pendidikan
Sebanyak 79% publik Indonesia sudah paham mengenai perencanaan finansial, dengan skor rata-rata pemahamannya 4,10 dari skala 1-5
Survei Jakpat menunjukkan dompet digital masih menjadi layanan fintech paling dominan di Indonesia dengan 93% suara
Berbelanja menjadi aktivitas finansial yang paling sering dilakukan publik Indonesia dengan 77% suara
Wilayah Jawa menjadi kontributor terbesar dengan jumlah pengguna QRIS mencapai 40,83 juta, disusul Sumatra sebanyak 10,4 juta pengguna
Nilai transaksi judi online turun 20%, namun jumlah transaksinya malah naik 101% dibanding tahun sebelumnya
Sementara itu, sebanyak 35% publik RI positif bahwa Indonesia tidak akan mengalami resesi ekonomi pada tahun 2026
Laporan ICW menyebutkan negara berpotensi mengalami kerugian hingga Rp279,9 triliun akibat korupsi pada tahun 2024, tertinggi sejak lima tahun terakhir
Desa sebagai tingkat pemerintahan terendah di tanah air justru menjadi sektor yang paling sering dikorupsi dengan total 77 kasus pada 2024
Dari penyalahgunaan anggaran hingga penghalangan proses hukum, ini modus operandi korupsi di Indonesia pada tahun 2024 menurut ICW
Dalam RAPBN 2026, anggaran total untuk lembaga kebencanaan hanya Rp4,6 triliun. Sedangkan untuk MBG, anggarannya mencapai Rp335 triliun
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook