RAPBN 2027: Pagu Belanja Negara Diproyeksi Capai Rp4.097 Triliun
Pagu belanja negara dalam RAPBN 2027 terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp3.362,2 triliun dan transfer ke daerah dengan nominal Rp735,0 triliun.
Pagu belanja negara dalam RAPBN 2027 terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp3.362,2 triliun dan transfer ke daerah dengan nominal Rp735,0 triliun.
Pemerintah menargetkan pendapatan negara dalam RAPBN 2027 mencapai Rp3.426 triliun, dengan penyokong utama dari penerimaan perpajakan sebesar Rp2.908 triliun.
Utang pemerintah Indonesia mencapai Rp10.293,69 triliun per Juni 2026, dengan rasio sebesar 41,26% terhadap PDB.
Singapura memimpin pusat keuangan ASEAN 2026 dalam GFCI 39, disusul Kuala Lumpur dan Labuan. Jakarta naik ke peringkat ke-86 dunia dengan skor 663.
Pertumbuhan PDB Indonesia pada Triwulan II 2026 tercatat sebesar 5,29%, turun dari periode triwulan sebelumnya yang sempat menyentuh 5,61%.
Dalam enam bulan terakhir, inflasi tahunan tertinggi di Indonesia terjadi pada bulan Februari dengan laju 4,76%
Menilik kinerja Perry Warjiyo yang mengundurkan diri dari Gubernur BI. Pada eranya, cadangan devisa negara terbesar adalah pada 2024 dengan US$155,7 miliar
Keuangan stabil (88,4%), pekerjaan stabil (87,0%), dan kesiapan emosional (85,2%) menjadi tiga persiapan utama sebelum memiliki anak
Pagu anggaran program dukungan manajemen Polri pada tahun 2026 sebesar Rp73,1 triliun, naik 39,1% dari pagu tahun 2025 dengan angka Rp52,5 triliun
Hanya 39% publik RI yang merasa bahwa pembayaran pajak yang dilakukan sudah sebanding dengan fasilitas publik yang diterima
Survei GoodStats mencatat 8% publik RI mengaku sudah sangat mengetahui manfaat pajak bagi negara, diikuti oleh 48% lainnya yang merasa cukup mengetahui
Meski begitu, 47% responden lainnya belum merasa puas dan masih mendesak perbaikan penggunaan pajak untuk peningkatan kualitas fasilitas publik
Jika pajak tidak diwajibkan, sebanyak 70% publik tidak bersedia membayar pajak, diikuti oleh 12% yang sangat tidak bersedia melakukannya
Sebanyak 43% publik menyebut bahwa sistem perpajakan di Indonesia saat ini kurang baik, diikuti oleh 10% yang menilai tidak baik sama sekali
Ironisnya, hanya 15% responden yang menyebutkan bahwa manfaat pajak telah dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia
Survei GoodStats mengungkapkan hanya 16% publik yang menilai bahwa tarif pajak di Indonesia sudah ideal
Pajak Kendaraan Bermotor (80%) jadi jenis pajak yang paling diketahui publik RI, diikuti Pajak Penghasilan (75%) serta Pajak Bumi dan Bangunan (64%)
Sebagian masyarakat belum ikhlas membayar pajak, aspek manfaat yang belum terasa diduga jadi penyebabnya
Hanya 19% yang merasa membayar pajak sangat perlu untuk dilakukan. Sisanya, ada pula yang menyebut kurang perlu (12%) dan tidak perlu (7%)
Sebanyak 59,38% responden anak muda Indonesia mengaku pernah menggunakan pinjol untuk membeli sesuatu
atau masuk dengan akun media sosial