Survei terbaru yang dirilis Jakpat menunjukkan bahwa fungsi utama e-wallet di Indonesia masih didominasi oleh aktivitas transfer uang. Dari total 1.945 responden, sebanyak 72% mengaku menggunakan e-wallet untuk mengirim uang, menjadikannya penggunaan paling umum dibandingkan fitur lainnya.
Selain transfer, pembayaran tagihan dan belanja online juga menjadi aktivitas yang banyak dilakukan. Keduanya sama-sama mencatat angka 64%, menunjukkan bahwa e-wallet telah menjadi bagian penting dalam pengelolaan kebutuhan rutin masyarakat. Sementara itu, penggunaan untuk transaksi offline dan layanan delivery masing-masing berada di angka 48%.
Baca Juga: 59% Pengguna Pilih E-Wallet karena Mudah Digunakan
Di sisi lain, penggunaan fitur menabung melalui e-wallet mulai menunjukkan tren positif dengan persentase 42%. Hal ini menandakan bahwa sebagian pengguna mulai memanfaatkan dompet digital tidak hanya untuk transaksi, tetapi juga sebagai alat pengelolaan keuangan.
Penggunaan e-wallet untuk kebutuhan transportasi tercatat sebesar 39%, diikuti oleh pembayaran di acara offline sebesar 24%. Sementara itu, fitur paylater digunakan oleh 15% responden, dan investasi masih menjadi fungsi yang paling rendah dengan angka 14%.
Jika dilihat dari sisi generasi, terdapat perbedaan pola penggunaan yang cukup jelas. Generasi muda seperti Gen Z cenderung lebih aktif menggunakan e-wallet untuk menabung dan pembayaran online, mencerminkan gaya hidup digital-first. Sementara itu, kelompok yang lebih tua seperti Milenial dan Gen X lebih banyak memanfaatkan e-wallet untuk pembayaran tagihan dan kebutuhan esensial lainnya.
Menariknya, survei ini juga mencatat bahwa sekitar 3 dari 10 responden menggunakan e-wallet setiap hari. Hal ini menunjukkan tingkat adopsi yang semakin tinggi dan menjadikan e-wallet sebagai bagian dari aktivitas finansial harian masyarakat.
Survei ini dilakukan pada 14-21 November 2025 dengan margin of error di bawah 5% dan disesuaikan dengan proporsi populasi pengguna internet di Indonesia.
Temuan ini menegaskan bahwa e-wallet tidak lagi sekadar alat pembayaran alternatif, tetapi telah berkembang menjadi instrumen utama dalam berbagai aktivitas keuangan masyarakat Indonesia, mulai dari transaksi harian hingga pengelolaan dana.
Baca Juga: 80% Publik Indonesia Gunakan E-Wallet untuk Transaksi Sehari-hari
Sumber:
https://insight.jakpat.net/e-wallet-consumer-patterns-by-generation/