Jakarta menjadi salah satu kota dengan tingkat kepadatan penduduk tertinggi di Indonesia. Sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi nasional, ibu kota Indonesia terus menjadi tujuan masyarakat dari berbagai daerah untuk bekerja dan menetap. Tingginya jumlah penduduk membuat kebutuhan hunian di Jakarta semakin meningkat, sementara ketersediaan lahan semakin terbatas. Kondisi tersebut mendorong pemerintah untuk mengembangkan konsep hunian vertikal sebagai salah satu solusi tempat tinggal di wilayah perkotaan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui program Jakarta Bermukim dalam visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur 2025–2029 mendorong pembangunan hunian vertikal terjangkau berupa rumah susun sewa (rusunawa) dan rumah susun milik (rusunami). Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih dekat dengan pusat aktivitas, mengurangi waktu tempuh harian, serta menekan biaya hidup masyarakat perkotaan.
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta, minat masyarakat terhadap hunian vertikal milik pemerintah tergolong cukup tinggi. Dari total 397 responden ber-KTP DKI Jakarta, sebanyak 66% menyatakan berminat terhadap hunian vertikal milik Pemprov DKI Jakarta. Sementara itu, sebanyak 34% responden menyatakan tidak berminat.
Baca Juga: 21% Warga Jakarta Tinggal di Rumah Kontrak
Selain tingkat minat yang cukup tinggi, survei juga menunjukkan sebagian besar masyarakat sudah mengetahui program hunian vertikal pemerintah. Sebanyak 89% responden mengaku mengetahui program tersebut, sedangkan 11% lainnya belum mengetahui adanya program hunian vertikal dari pemerintah daerah.
Tingginya pengetahuan dan minat masyarakat terhadap hunian vertikal menunjukkan bahwa kebutuhan akan tempat tinggal yang terjangkau di Jakarta masih cukup besar. Namun demikian, berbagai tantangan masih perlu diperhatikan, mulai dari sosialisasi program, prosedur kepemilikan atau penyewaan, hingga keterjangkauan harga bagi masyarakat. Ke depan, pengembangan hunian vertikal diperkirakan akan semakin penting sebagai solusi permukiman di tengah padatnya kawasan perkotaan Jakarta.
Baca Juga: Survei: Mayoritas Gen Z Akui Ingin Tinggal di Wilayah Jabodetabek
Sumber:
https://satudata.jakarta.go.id/flipbook/home.html?file=https://satudata.jakarta.go.id/backend/uploads/file/analisis/Hunian%20Vertikal.pdf