Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membuat pemanfaatan internet di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Internet kini tidak hanya digunakan sebagai sarana komunikasi, tetapi juga telah menjadi bagian penting dalam berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari pendidikan, pekerjaan, hiburan, hingga layanan publik. Meningkatnya kebutuhan terhadap layanan digital turut mendorong bertambahnya jumlah pengguna internet nasional.
Baca Juga: 5+ Internet Kabel Terbaik di Indonesia 2026: Cepat, Stabil & Tanpa Drama Versi Ookla
Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), tingkat penetrasi internet Indonesia mencapai 81,72% pada 2026, meningkat sekitar 1,06% dibandingkan tahun sebelumnya. Survei ini dilaksanakan pada 1 Februari-15 Maret 2026 dengan melibatkan 8.700 responden WNI berusia minimal 13 tahun yang tersebar secara proporsional di 38 provinsi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung oleh enumerator terlatih dengan metode multistage random sampling, dengan margin of error (MoE) ±1,1%.
Tingginya tingkat penetrasi tersebut sejalan dengan meningkatnya jumlah masyarakat yang telah terkoneksi internet. Secara nasional, jumlah pengguna internet pada 2026 mencapai 235,26 juta jiwa dari total populasi Indonesia sebesar 287,88 juta jiwa. Angka ini menunjukkan bahwa sebagian besar penduduk Indonesia telah memiliki akses terhadap internet dalam kehidupan sehari-hari.
Jika dilihat dalam beberapa tahun terakhir, tren penetrasi internet di Indonesia terus mengalami peningkatan secara konsisten. Pada 2022, tingkat penetrasi internet nasional tercatat sebesar 77%. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 78,2% pada 2023 dan kembali naik menjadi 79,5% pada 2024. Selanjutnya, pada 2025 penetrasi internet Indonesia mencapai 80,7% sebelum akhirnya menembus 81,72% pada 2026.
Peningkatan ini mencerminkan semakin luasnya akses masyarakat terhadap jaringan internet, termasuk di berbagai wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan infrastruktur digital. Perkembangan jaringan telekomunikasi, meningkatnya kepemilikan perangkat digital, serta harga layanan internet yang semakin terjangkau menjadi beberapa faktor yang mendorong pertumbuhan tersebut.
Selain itu, transformasi digital yang dilakukan di berbagai sektor turut memperkuat kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas internet. Aktivitas belanja daring, layanan transportasi digital, perbankan elektronik, hingga pembelajaran berbasis online semakin menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.
Meski demikian, peningkatan penetrasi internet juga perlu diimbangi dengan penguatan literasi digital dan pemerataan kualitas akses antarwilayah. Tantangan seperti kesenjangan akses internet antarwilayah, keamanan data pribadi, serta penyebaran hoaks masih menjadi tantangan dalam perkembangan ekosistem digital di Indonesia.
Baca Juga: 84% Pengguna Internet Indonesia Terpapar Iklan Judi Online, Ini Peta Penyebarannya
Sumber:
https://survei.apjii.or.id/