Pekerja paruh waktu merupakan penduduk bekerja dengan jam kerja kurang dari 35 jam per minggu yang tidak mencari pekerjaan lain serta tidak bersedia menerima pekerjaan tambahan. Kondisi ini menjadi salah satu gambaran struktur ketenagakerjaan di Indonesia, terutama terkait fleksibilitas dan durasi kerja penduduk. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pekerja paruh waktu di Indonesia pada Februari 2026 tercatat sebesar 25,97%. Artinya, dari setiap 100 penduduk bekerja, sekitar 26 orang merupakan pekerja paruh waktu.
Jika dibandingkan tahun sebelumnya, tingkat pekerja paruh waktu mengalami kenaikan sebesar 0,16 persen poin dari Februari 2025 yang sebesar 25,81%. Sementara dibandingkan Februari 2024 yang tercatat sebesar 25,88%, tingkat pekerja paruh waktu meningkat sebesar 0,09 persen poin. Data ini menunjukkan bahwa proporsi pekerja dengan jam kerja terbatas cenderung relatif stabil dalam tiga tahun terakhir.
Berdasarkan jenis kelamin, tingkat pekerja paruh waktu perempuan masih jauh lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Pada Februari 2026, tingkat pekerja paruh waktu perempuan mencapai 36,43%, sedangkan laki-laki sebesar 19,03%. Kesenjangan ini menunjukkan bahwa perempuan lebih banyak bekerja dengan jam kerja yang lebih pendek dibandingkan laki-laki.
Baca Juga: Pekerja Paruh Waktu Di Indonesia Didominasi Oleh Perempuan, Mengapa?
Jika ditinjau perkembangannya, tingkat pekerja paruh waktu laki-laki mengalami kenaikan sebesar 0,48 persen poin menjadi 19,03% pada Februari 2026. Sebaliknya, tingkat pekerja paruh waktu perempuan mengalami sedikit penurunan dari 36,66% menjadi 36,43% atau turun sebesar 0,23 persen poin.
Perbedaan tingkat pekerja paruh waktu antara laki-laki dan perempuan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti jenis pekerjaan, fleksibilitas waktu kerja, hingga pembagian peran dalam rumah tangga. Meskipun demikian, perempuan masih menjadi kelompok dengan proporsi pekerja paruh waktu paling tinggi dalam beberapa tahun terakhir.
Secara umum, data ini menunjukkan bahwa pola pekerja paruh waktu di Indonesia masih didominasi oleh perempuan, sementara tingkat pekerja paruh waktu laki-laki cenderung mengalami peningkatan.
Baca Juga: Perempuan Dominasi Pekerja Paruh Waktu Indonesia
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2026/05/05/2574/keadaan-ketenagakerjaan-.html