Bahasa Indonesia masih menjadi bahasa utama yang digunakan masyarakat lintas generasi di Indonesia. Di tengah berkembangnya media digital dan pengaruh budaya asing, kemampuan masyarakat dalam menggunakan Bahasa Indonesia justru tetap tinggi, terutama pada kelompok usia muda.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025, Gen Z menjadi generasi dengan kemampuan berbahasa Indonesia paling tinggi dibandingkan generasi lainnya. Sebanyak 99,79% Gen Z berumur 5 tahun ke atas tercatat mampu berbahasa Indonesia.
Baca Juga: Lebih dari 50% Publik Indonesia Gunakan Bahasa Daerah di Kehidupan Sehari-Hari
Angka tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan Milenial yang berada di angka 99,72%. Sementara itu, Gen X tercatat sebesar 99,17% dan Post Gen Z sebesar 97,58%. Data ini menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia semakin kuat digunakan oleh generasi muda, baik dalam pendidikan, media sosial, maupun komunikasi sehari-hari.
Tingginya kemampuan berbahasa Indonesia pada Gen Z tidak lepas dari peran internet dan pendidikan. Generasi ini tumbuh bersama perkembangan teknologi digital yang membuat penggunaan Bahasa Indonesia semakin luas dan mudah diakses. Konten media sosial, platform belajar, hingga komunikasi digital sehari-hari ikut memperkuat penggunaan bahasa nasional di kalangan anak muda.
Di sisi lain, kemampuan berbahasa Indonesia terlihat lebih rendah pada kelompok usia yang lebih tua. Generasi Baby Boomer tercatat memiliki kemampuan berbahasa Indonesia sebesar 92,15%, sedangkan generasi Pre-Boomer berada di angka 66,8%. Perbedaan ini dipengaruhi oleh akses pendidikan dan penyebaran Bahasa Indonesia yang belum merata pada masa lalu, terutama di sejumlah daerah.
Meski Bahasa Indonesia semakin dominan, bahasa daerah masih tetap digunakan oleh banyak masyarakat dalam lingkungan keluarga maupun sosial. Kondisi ini menunjukkan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia tidak serta-merta menghilangkan identitas bahasa lokal yang telah lama hidup di tengah masyarakat.
Data SUPAS 2025 memperlihatkan bahwa Bahasa Indonesia tetap menjadi alat pemersatu antargenerasi. Dominasi Gen Z dalam kemampuan berbahasa Indonesia juga menjadi gambaran bahwa generasi muda memiliki peran besar dalam menjaga eksistensi bahasa nasional di era digital.
Baca Juga: Jakarta Pimpin Kemampuan Bahasa Inggris di Indonesia 2025
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2026/05/05/2645/supas-2025--angka-kelahiran-total--tfr--sebesar-2-13---angka-kematian-bayi--imr--sebesar-14-12--dan-persentase-lansia-mencapai-11-97-persen-.html