Hasil Positif Ekspor Sepeda Motor CBU pada April 2026

Ekspor sepeda motor CBU tembus 52.411 unit pada April 2026, naik 7,03% dibanding bulan sebelumnya.

Data Ekspor Sepeda Motor CBU

(Tahun 2025-2026)
Ukuran Fon:

Kinerja ekspor sepeda motor utuh atau Completely Built Up (CBU) di Indonesia per April 2026 menunjukan pencapaian signifikan di pasar global. Pasalnya, pada bulan sebelumnya, kondisi ekspor sepeda motor utuh tersebut mengalami penurunan.

Data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukkan ekspor sepeda motor pada periode awal 2026 yang menunjukkan angka berfluktuatif. Pasalnya, per Januari 2026, ekspor sepeda motor utuh berada di angka 52.924 unit.

Angka tersebut kemudian naik pada Februari sebesar 57.688 unit, menjadikannya bulan dengan ekspor sepeda motor tertinggi. Tak lama kemudian, angka tersebut kembali menurun hingga 48.970 unit per Maret 2026, dan kembali menunjukkan hasil positif pada April sebesar 52.411 unit atau naik 7,03% (month-to-month/MtM) jika dibandingkan bulan sebelumnya.

Adapun jika melihat satu tahun ke belakang, tepatnya pada April 2025 (38.254 unit), angka ekspor sepeda motor menunjukkan kenaikan hingga 37,01% (YoY) dibandingkan dengan bulan yang sama pada 2026.

Sepanjang tahun 2025, kinerja industri sepeda motor Tanah Air juga membukukan kenaikan penjualan di pasar ekspor. Sepanjang 12 bulan tersebut, AISI mencatat sebanyak 544.133 unit sepeda motor diekspor dalam kondisi utuh atau CBU (completely knocked down).

Baca Juga: Penjualan Motor di Indonesia Naik di Juli 2024

Di sisi lain, pasar domestik sepeda motor Indonesia juga masih membukukan pencapaian sebesar 6.412.769 unit atau naik 1,3% dibandingkan tahun 2024.

Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala menjelaskan kondisi pasar sepeda motor domestik yang relatif stabil pada 2025. Menunjukkan adanya keberhasilan pelaku industri dengan kebutuhan masyarakat.

“Rata-rata per bulan penjualan sepeda motor domestik di angka 535.000. Ini menggambarkan sepeda motor memang sangat dibutuhkan karena efisien dan efektif dipakai untuk memenuhi kebutuhan ekonomi maupun untuk leisure dan gaya hidup masyarakat kita,” ujarnya dikutip dari laman AISI (12/1/2026).

Stabilnya pasar domestik serta pertumbuhan ekspor tersebut dinilai menjadi modal positif bagi industri sepeda motor nasional untuk menghadapi bulan-bulan berikutnya di 2026.

Di tengah tantangan ekonomi global dan perubahan pola konsumsi masyarakat, pelaku industri roda dua dinilai masih memiliki peluang untuk menjaga pertumbuhan penjualan baik di pasar dalam negeri maupun internasional.

“Dengan mempertimbangkan berbagai kondisi dan tantangan yang potensial terjadi di tahun ini, kami memproyeksikan pasar sepeda motor domestik akan relatif stabil tahun ini di angka 6,4 juta-6,7 juta unit,” tutupnya.

Baca Juga: 10 Sepeda motor yang Paling Sering Digunakan Masyarakat Indonesia, Adakah Motormu?

Sumber:

https://www.aisi.or.id/statistic/

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook