Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Ketimpangan Gender (IKG) pada 2025 turun 0,019 poin menjadi 0,402, mencerminkan adanya perkembangan yang konsisten dalam upaya peningkatan kesetaraan gender di Indonesia. Dalam lima tahun terakhir, nilainya selalu turun.
Meski begitu, upaya mendorong kesetaraan gender di Indonesia menunjukkan capaian yang beragam di tingkat daerah. Beberapa daerah masih memiliki ketimpangan gender yang besar, terutama di wilayah timur Indonesia.
Baca Juga: Indeks Ketimpangan Gender Indonesia Membaik dalam 7 Tahun Terakhir
Provinsi Papua Pegunungan menempati posisi tertinggi dengan nilai 0,584, menjadikannya wilayah dengan tingkat ketimpangan gender paling besar di Indonesia. Tingginya angka ini mengindikasikan adanya tantangan serius dalam akses layanan dasar serta peluang ekonomi bagi perempuan.
Di posisi berikutnya, Papua Barat (0,535) dan Kalimantan Tengah (0,534) juga mencatatkan ketimpangan yang tinggi. Sementara itu, provinsi lain di kawasan timur seperti Papua Tengah (0,532), Maluku (0,530), dan Papua Selatan (0,524) turut masuk dalam daftar sepuluh besar.
Dominasi wilayah Indonesia Timur semakin terlihat dengan masuknya Papua Barat Daya (0,515) serta Nusa Tenggara Barat (0,515). Selain itu, Maluku Utara (0,509) dan Jambi (0,509) melengkapi daftar provinsi dengan ketimpangan gender tertinggi.
Tingginya IKG di provinsi-provinsi ini dapat dipengaruhi berbagai faktor, seperti keterbatasan akses pendidikan bagi perempuan, rendahnya partisipasi di pasar kerja formal, hingga tantangan dalam layanan kesehatan, khususnya kesehatan reproduksi. Kondisi geografis dan infrastruktur yang belum merata juga turut memengaruhi kesenjangan.
Sebaliknya, DKI Jakarta menjadi provinsi dengan IKG terendah pada 2025, hanya 0,144, yang berarti ketimpangan gender di provinsi tersebut paling rendah. Masih dari Jawa, DI Yogyakarta mengisi posisi kedua dengan 0,153, disusul Bali (0,178), Jawa Tengah (0,225), dan Kepulauan Riau (0,290).
Baca Juga: Mengukur Indeks Ketimpangan Gender di Indonesia
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2026/05/05/2576/indeks-ketimpangan-gender.html