Persentase Penduduk Bekerja Menurut Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan 2024-2026

Lulusan SD ke bawah masih mendominasi penduduk bekerja pada 2026, sementara lulusan SMK dan perguruan tinggi terus meningkat.

Distribusi Penduduk Bekerja Berdasarkan Tamatan Pendidikan

(Februari 2024-2026)
Ukuran Fon:

Tingkat pendidikan menjadi salah satu indikator penting dalam menggambarkan kualitas dan produktivitas tenaga kerja. Semakin tinggi pendidikan yang ditamatkan, semakin besar pula peluang seseorang untuk memiliki keterampilan dan daya saing di pasar kerja. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Februari 2026, distribusi penduduk bekerja menurut pendidikan tertinggi yang ditamatkan masih menunjukkan pola yang relatif serupa dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Pada Februari 2026, kelompok penduduk bekerja terbesar masih berasal dari lulusan SD ke bawah, yaitu sebesar 35,49%. Meskipun masih mendominasi, persentase ini terus mengalami penurunan dibandingkan Februari 2024 yang mencapai 36,54% dan Februari 2025 sebesar 35,89%. Penurunan ini menunjukkan adanya perubahan bertahap dalam struktur pendidikan tenaga kerja Indonesia ke arah yang lebih tinggi.

Di posisi berikutnya, penduduk bekerja dengan pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) tercatat sebesar 20,67%. Angka ini sedikit meningkat dibandingkan dua tahun sebelumnya dan menunjukkan bahwa lulusan pendidikan menengah umum masih menjadi bagian penting dalam struktur ketenagakerjaan nasional. Sementara itu, lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mencapai 17,64%, meskipun proporsinya terus mengalami penurunan secara bertahap.

Baca Juga: 10 Sektor Lapangan Usaha dengan Pekerja Terbanyak pada 2025

Pada jalur pendidikan vokasi, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menunjukkan tren peningkatan yang cukup konsisten. Persentasenya naik dari 12,09% pada Februari 2024 menjadi 13,07% pada Februari 2026. Kenaikan ini mencerminkan semakin besarnya kontribusi lulusan pendidikan kejuruan dalam memenuhi kebutuhan dunia kerja, terutama pada sektor-sektor teknis dan industri.

Untuk jenjang pendidikan tinggi, penduduk bekerja lulusan Diploma IV, S1, S2, dan S3 tercatat sebesar 10,72%, meningkat dibandingkan Februari 2024 yang sebesar 10,28%. Sementara itu, lulusan Diploma I/II/III masih menjadi kelompok dengan persentase terkecil, yaitu sebesar 2,41%.

Data ini menunjukkan bahwa tenaga kerja Indonesia masih didominasi oleh lulusan pendidikan dasar. Namun, peningkatan proporsi lulusan SMK dan perguruan tinggi menjadi sinyal positif bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ke depan, pemerataan akses pendidikan dan peningkatan keterampilan tenaga kerja akan menjadi faktor penting dalam mendukung produktivitas dan daya saing nasional.

Baca Juga: Benarkah Tingkat Pendidikan Memengaruhi Besaran Gaji?

Sumber:

https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2026/05/05/2574/keadaan-ketenagakerjaan-.html

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook