Lebih dari Separuh Pekerja Indonesia Lulusan SMP ke Bawah
Sebanyak 52,98% pekerja Indonesia berpendidikan SMP ke bawah pada Mei 2026. Pekerja berpendidikan D4 hingga S3 baru 10,75%.
Sebanyak 52,98% pekerja Indonesia berpendidikan SMP ke bawah pada Mei 2026. Pekerja berpendidikan D4 hingga S3 baru 10,75%.
Kota Depok memiliki pekerja komuter terbesar pada 2025, mencapai 356,3 ribu orang
Jawa Barat memiliki jumlah pekerja komuter terbanyak di Indonesia pada 2025, yaitu 1,89 juta orang
Jumlah pekerja komuter di Indonesia mencapai 7,7 juta orang pada 2025
DKI Jakarta mencatat 1.920 pekerja mogok kerja pada Juni 2026
Karirhub mencatat lulusan SMK sebagai pencari kerja terbanyak, mencapai 223.581 orang pada 2022 dan 164.883 orang pada 2024.
Sebanyak 32.389 pekerja terkena PHK sepanjang Januari-Juni 2026, dengan Jawa Barat mencatat jumlah tertinggi mencapai 6.727 pekerja
Sebanyak 52,81% buruh/karyawan/pegawai di Indonesia memperoleh gaji di bawah standar UMP
Pada Januari-Mei 2026, sebanyak 23.470 pekerja terkena PHK, dengan Jawa Barat mencatat jumlah tertinggi mencapai 5.044 pekerja
Jumlah pengangguran tercatat sebanyak 397 ribu orang pada Februari 2023 dan turun menjadi 330 ribu orang pada Agustus 2025
Dari 16 lapangan usaha, 10 sektor memiliki rata-rata upah lebih tinggi dari rerata nasional yang sebesar Rp3,29 juta
Jakarta Selatan menjadi wilayah dengan jumlah kasus kecelakaan kerja tertinggi pada 2025
Papua (7,02%) jadi provinsi di luar Jawa dengan tingkat pengangguran tertinggi per Februari 2026, disusul Kepri (6,87%) dan Papua Barat Daya (6,41%)
Bali (1,59%) jadi provinsi di luar Jawa dengan tingkat pengangguran terendah per Februari 2026, disusul Papua Pegunungan (1,7%) dan Sulawesi Barat (2,93%)
Rata-rata lama bekerja penduduk Indonesia pada pekerjaan saat ini mengalami peningkatan pada tahun 2025
Pada Januari-April 2026, sebanyak 15.425 pekerja terkena PHK, dengan Jawa Barat tertinggi mencapai 3.339 pekerja
Tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan naik menjadi 56,63% pada 2025, laki-laki masih mendominasi
Mayoritas penduduk bekerja di Indonesia merupakan pekerja penuh dengan jam kerja minimal 35 jam per minggu
Rerata pendapatan pekerja informal tamatan SMA di Jakarta mencapai Rp4,6 juta, tertinggi dibanding jenjang pendidikan lain
Lulusan SD ke bawah masih mendominasi penduduk bekerja pada 2026, sementara lulusan SMK dan perguruan tinggi terus meningkat
atau masuk dengan akun media sosial