Jumlah Pelamar 7 Sekolah Kedinasan Tahun 2025, PKN STAN di Puncak

Politeknik Keuangan Negara STAN memimpin jumlah pendaftar terbanyak dengan total 44.307 pelamar pada 2025.

Jumlah Pelamar Sekolah Kedinasan

(Tahun 2025)

Antusiasme pemuda-pemudi Indonesia untuk mengabdi kepada negara melalui jalur sekolah kedinasan mencapai 141 ribu pelamar pada tahun 2025. Angka partisipasi yang tinggi ini mencerminkan besarnya minat generasi muda untuk berkontribusi langsung pada sektor pelayanan publik.

Rekapitulasi data final dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) menunjukkan sebaran kompetisi pada tujuh instansi penyelenggara pendidikan ikatan dinas.

Berada di urutan pertama, Politeknik Keuangan Negara STAN menyerap 44.307 pelamar. Minat terhadap instansi di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ini sangat dipengaruhi oleh jaminan penempatan kerja pada berbagai lembaga pemerintah pusat dan daerah pascakelulusan. Para mahasiswa dipersiapkan secara khusus untuk mengelola tata kelola keuangan negara.

Baca Juga: Nilai Ambang Batas SKD Sekolah Kedinasan Tahun 2026

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) berada di posisi kedua dengan 29.442 pelamar. Kampus pembina pamong praja milik Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini secara konsisten menarik atensi lulusan sekolah menengah. Syarat seleksi yang menguji ketahanan fisik, psikologis, dan pemahaman kebangsaan menjadi tahapan mutlak bagi pelamar yang mengincar jalur birokrasi pemerintahan.

Posisi ketiga diisi oleh 22 sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang secara kumulatif mengumpulkan 23.852 pelamar. Sebaran lokasi pendidikan yang merata dari ujung barat hingga timur Indonesia memberikan kemudahan akses bagi pelamar daerah. Mereka akan dididik menjadi tenaga ahli yang siap memperkuat konektivitas transportasi darat, laut, serta udara.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui STMKG menempati peringkat keempat dengan 18.394 pelamar. Profil lulusan yang spesifik di bidang pengamatan cuaca dan sains kebencanaan memiliki peran strategis bagi Indonesia. Kebutuhan akan tenaga ahli iklim memotivasi belasan ribu pelamar untuk bersaing memperebutkan kuota pendidikan tersebut.

Politeknik Statistika STIS mengamankan urutan kelima melalui partisipasi 15.571 pelamar. Institusi pendidikan milik Badan Pusat Statistik (BPS) ini menjadi wadah utama bagi peminat ilmu komputasi dan matematika terapan. Para pelamar wajib memiliki kemampuan logika numerik yang mumpuni untuk melewati tahapan ujian dan kelak bertugas menyediakan data akurat bagi negara.

Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) berada di posisi keenam dengan 7.400 pelamar. Kampus di bawah naungan Badan Intelijen Negara (BIN) ini menerapkan kriteria fisik dan psikologis yang sangat spesifik. Proses seleksi yang ketat serta aspek kerahasiaan tingkat tinggi membuat segmentasi pelamarnya lebih mengerucut dibandingkan dengan instansi lain.

Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) melengkapi rekapitulasi ini di urutan ketujuh dengan 2.295 pelamar. Walaupun memiliki jumlah pelamar paling sedikit secara kuantitas, kampus milik Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) ini menerapkan standar kelulusan yang ketat. Para taruna akan dididik untuk menjadi perwira persandian dalam menghadapi ancaman siber global.

Baca Juga: Rincian Lengkap 4.770 Kuota Sekolah Kedinasan Tahun 2026, IPDN Mendominasi

Sumber:

https://www.instagram.com/p/DMWm9K_TeKD

Demas Reyhan Adritama
Ditulis oleh Demas Reyhan Adritama

IT & Sports Enthusiast

Lupa Sandi?

atau masuk dengan akun media sosial

Esc