Top 8 Prodi yang Diusulkan Ditutup pada 2026, Ada Apa Saja?

Terdapat 122 prodi yang diusulkan ditutup oleh Badan Penyelenggara PTN dan PTS.

8 Prodi Terbanyak yang Diusulkan Ditutup

(Tahun 2026)
Ukuran Fon:

Kabar penutupan program studi (prodi) di perguruan tinggi negeri maupun swasta menjadi bahasan dalam rapat kerja Komisi X DPR RI bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Dilansir dari siaran langsung Youtube TVR Parlemen pada Selasa (2/6/2026), Komisi X dengan Kemendiktisaintek membahas sejumlah persoalan pendidikan, mulai dari evaluasi pelaksanaan SPMB, persoalan terkini di perguruan tinggi, hingga penjelasan kebijakan penutupan program studi.

Mengenai penutupan prodi, Mendiktisaintek, Brian Yuliarto menyebutkan terdapat 122 prodi yang diusulkan oleh badan penyelenggara dari PTN dan PTS untuk ditutup.

“Sepanjang tahun 2026 memang telah dilakukan penutupan sebanyak 122 program studi, tetapi seluruh penutupan itu berdasarkan usulan badan penyelenggara, baik PTN maupun PTS,” ujarnya pada Selasa (2/6/2026).

Prodi yang diusulkan ditutup 8 di antaranya meliputi D3 Kebidanan (16 lokasi), D3 Manajemen Informatika (8 lokasi), D3 Akuntansi (7 lokasi), D3 Teknik Komputer (3 lokasi), D3 Keperawatan (3 lokasi), D3 Keuangan dan Perbankan (3 lokasi), S1 Manajemen Retail (3 lokasi), dan S1 Matematika (2 lokasi).

Adapun penutupan tersebut dikarenakan jumlah mahasiswa yang berkurang serta keinginan badan penyelenggara dalam mengubah prodi tersebut agar lebih atraktif, seperti prodi matematika yang menjadi aktuaria karena dinilai lebih relevan dengan industri saat ini.

Baca Juga: Top 5 Bidang Keilmuan dengan Jumlah Mahasiswa Terbanyak Mei 2026

Brian menekankan isu penutupan prodi tersebut bukan merupakan kebijakan dari Kemendiktisaintek. Namun, hal tersebut lebih ke arah pembinaan dan pengembangan prodi di perguruan tinggi.

“Sesungguhnya program studi tersebut tidak ditutup, tetapi lebih kepada substansinya. Misalnya sebelumnya teknik elektro yang sekarang berkembang menjadi AI atau machine learning atau robotic. Itu yang kita minta melalui badan koordinasi program studi tiap 3 sampai 4 tahun untuk mengevaluasi, mencari, dan mengoptimalkan keilmuan di bidang tersebut,” jelasnya.

Dalam paparan tersebut, tidak ada prodi pendidikan yang diusulkan oleh badan penyelenggara untuk ditutup.

Baca Juga: Pendidikan Jadi Jurusan Paling Diminati Mahasiswa Indonesia 2025

Sumber:

https://www.youtube.com/watch?v=pFI3n4fej8g&t=2807s

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook