10 Pemain Termuda di Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026, Ada Mitchell Baker!

Bek kiri Pakistan, Abdul Rehman, menjadi pemain paling belia di Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 pada usia 18 tahun.

10 Pemain Termuda pada Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026

(Per 1 Oktober 2026)

Turnamen edisi perdana FIFA ASEAN Cup 2026 sukses menjadi panggung pembuktian bagi para pesepak bola remaja. Kompetisi regional ini tidak lagi sekadar adu gengsi pemain senior, melainkan laboratorium pematangan bakat pemain di bawah usia 20 tahun.

Status pemain paling belia pada turnamen di Divisi 1 ini dipegang oleh bek kiri andalan Pakistan, Abdul Rehman. Pemain didikan klub lokal PoPo FC tersebut memecahkan rekor saat diturunkan melawan Filipina pada usia 18 tahun.

Rekan senegaranya, Umar Nawaz, menyusul menempati urutan kedua pada usia 19 tahun. Striker jangkung penyintas tragedi sekolah Peshawar ini rupanya pernah menimba ilmu di akademi Wolverhampton Wanderers, Inggris.

Baca Juga: 10 Klub Penyumbang Pemain Terbanyak di Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026, Ada Persija Jakarta!

Tim undangan Bangladesh turut memamerkan aset berharganya melalui sosok bek tengah berusia 19 tahun, Zidane Yousuf. Pemain kelahiran London berdarah campuran Amerika-Meksiko tersebut merupakan mantan didikan pusat pencarian bakat milik Chelsea.

Tren naturalisasi usia muda terlihat sangat jelas dari kubu Vietnam lewat kehadiran Lee Williams. Penyerang tengah berumur 19 tahun ini diproyeksikan langsung menjadi mesin gol jangka panjang bagi skuad The Golden Star Warriors.

Tim nasional Indonesia tentu tidak mau ketinggalan memamerkan penyerang mematikan bernama Mitchell Baker. Pemain berusia 19 tahun tersebut bermain penuh saat Indonesia menekuk Singapura dengan skor meyakinkan 2-0.

Proyek diaspora Bangladesh kemudian melahirkan nama Farhaan Ali Wahid pada sektor sayap kiri. Pemain berbasis di Inggris ini masih berusia 19 tahun saat bertarung menahan gempuran tim nasional Malaysia pada fase grup.

Lini tengah tim berjuluk Bengal Tigers tersebut juga dikomandoi langsung oleh daun muda bernama Fahamedul Islam. Pemain berumur 20 tahun ini secara luar biasa sudah dipercaya memegang peran sebagai jenderal lapangan tengah.

Dimensi serangan sayap vertikal Vietnam kini terasa makin hidup berkat kelincahan manuver Khoa Ngo. Winger berusia 20 tahun tersebut menjadi senjata rahasia andalan pelatih Sang-sik Kim saat sukses menumbangkan Filipina.

Investasi jangka panjang lini belakang Bangladesh makin menjanjikan berkat kehadiran Shakil Ahad Topu. Bek tengah berumur 20 tahun ini mampu menunjukkan ketenangan dalam menjaga area pertahanan yang melampaui rata-rata usianya.

Daftar talenta emas ini ditutup oleh gelandang keturunan Filipina-Polandia yang bernama Cole Mrowka. Remaja berusia 20 tahun tersebut digadang-gadang bakal menjadi suksesor motor serangan utama bagi skuad The Azkals.

Secara keseluruhan, Pakistan dan Bangladesh memegang status sebagai negara yang paling berani menurunkan skuad termuda. Kehadiran nama Mitchell Baker juga membuktikan bahwa talenta remaja Indonesia sudah sangat matang untuk memikul tanggung jawab di kancah internasional.

Baca Juga: Prediksi dan Head-to-Head Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026, Persentase Menang Tim Garuda 57,1%

Sumber:

https://www.transfermarkt.co.id/fifa-asean-cup-division-1/juengsteaelteste/pokalwettbewerb/ASD1

Demas Reyhan Adritama
Ditulis oleh Demas Reyhan Adritama

IT & Sports Enthusiast

Lupa Sandi?

atau masuk dengan akun media sosial

Esc