10 Provinsi dengan Persentase Rumah Layak Huni Tertinggi 2026, DIY Nomor 1

BPS mencatat DI Yogyakarta sebagai provinsi dengan persentase rumah layak huni tertinggi 2026 sebesar 89,13%. Simak daftar 10 provinsi teratas.

10 Provinsi dengan Persentase Rumah Layak Huni Tertinggi

(Tahun 2026)

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat akses rumah tangga terhadap rumah layak huni di Indonesia membaik pada 2026. Secara nasional, persentasenya meningkat dari 68,40% pada 2025 menjadi 70,30% pada 2026.

Berdasarkan Berita Resmi Statistik BPS No. 84/08/Th. XXIX yang dirilis 31 Agustus 2026, DI Yogyakarta (DIY) menjadi provinsi dengan persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap rumah layak huni tertinggi, mencapai 89,13%.

Posisi kedua ditempati Bali dengan 86,71%, disusul Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan 81,64% dan Riau sebesar 81,60%. Sulawesi Selatan (Sulsel) melengkapi lima besar dengan capaian 80,65%.

Kenaikan angka nasional sejalan dengan membaiknya seluruh komponen pembentuk rumah layak huni. Rumah dikategorikan layak huni apabila memenuhi empat syarat sekaligus, yakni ketahanan bangunan, luas lantai minimal 7,20 meter persegi per kapita, akses air minum layak, dan akses sanitasi layak.

Adapun proporsi rumah dengan ketahanan bangunan meningkat dari 87,10% pada 2025 menjadi 87,52% pada 2026, kecukupan luas lantai per kapita dari 94,66% menjadi 94,91%, akses air minum layak dari 93,22% menjadi 93,71%, serta akses sanitasi layak dari 85,37% menjadi 86,73%.

Baca Juga: 10 Daerah dengan Rumah Tangga Miskin Tanpa Listrik Terbanyak di Jawa Timur 2025

Di sisi lain, tantangan perumahan masih cukup besar. Backlog kepemilikan rumah turun dari 13,00% atau 9,64 juta rumah tangga pada 2025 menjadi 12,39% atau 9,29 juta rumah tangga pada 2026. Sementara backlog kelayakhunian menurun dari 25,33% menjadi 24,03%, setara sekitar 18,01 juta rumah tangga.

Dengan demikian, peningkatan akses rumah layak huni berjalan beriringan dengan penurunan backlog, meski kesenjangan antarprovinsi masih lebar. BPS mencatat DI Yogyakarta berada di posisi tertinggi, sementara Papua Pegunungan hanya mencapai 7,30%.

Data kondisi perumahan bersumber dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025 dan Maret 2026 BPS.

Baca Juga: Rumah Layak Huni di Jawa Barat Baru 58%, Ini Daerah dengan%tase Tertinggi

Sumber:

https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2026/08/31/2651/backlog-perumahan-mengalami-penurunan--dengan-backlog-1-tercatat-sebesar-12-39-persen-dan-backlog-2-sebesar-24-03-persen-pada-tahun-2026.html

Daffa Shiddiq Al-Fajri
Ditulis oleh Daffa Shiddiq Al-Fajri

Jurnalis data GoodStats Data

Lupa Sandi?

atau masuk dengan akun media sosial

Esc