Begini Penilaian Publik RI terhadap Kondisi Ekonomi Indonesia pada 2026
Sebanyak 40% publik menilai ekonomi cukup baik, 19% menilai baik, sementara 39% menganggap kondisi ekonomi buruk atau sangat buruk.
Penilaian Publik RI terhadap Kondisi Ekonomi Nasional
(Tahun 2026)
Unduh
Kondisi ekonomi nasional menjadi salah satu hal yang paling dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Harga kebutuhan pokok, pendapatan, hingga kesempatan kerja dapat memengaruhi cara masyarakat melihat keadaan ekonomi secara keseluruhan. Karena itu, penilaian publik terhadap kondisi ekonomi dapat memberikan gambaran mengenai situasi yang dirasakan masyarakat pada 2026.
Baca Juga: 9 Dari 10 WNI Belum Pernah ke Luar Negeri, Kondisi Ekonomi Berperan?
Survei Indonesia Political Opinion (IPO) yang dilakukan pada 27 Juli-3 Agustus 2026 terhadap 1.200 responden menunjukkan penilaian masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional masih beragam. Survei ini menggunakan metode multistage random sampling, dengan pemilihan responden dilakukan secara acak melalui beberapa tahapan hingga tingkat individu.
Hasilnya, 40% responden menilai kondisi ekonomi nasional saat ini cukup baik. Sebanyak 16% lainnya menilai baik dan 3% menilai sangat baik. Di sisi lain, 33% responden menilai kondisi ekonomi buruk dan 6% menilainya sangat buruk. Sementara itu, 2% responden tidak tahu atau tidak menjawab.
Jika digabungkan, penilaian positif terhadap kondisi ekonomi mencapai 19%, sedangkan penilaian negatif berada di angka 39%. Sementara itu, kelompok terbesar berada pada penilaian cukup baik, yakni 40%. Komposisi tersebut menunjukkan bahwa meskipun sebagian masyarakat masih memberikan penilaian positif, kelompok yang menilai kondisi ekonomi buruk atau sangat buruk memiliki proporsi lebih besar.
Persepsi tersebut juga berkaitan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Sebanyak 5% responden menyatakan kondisi ekonomi nasional sangat berdampak terhadap kehidupan mereka, dan 47% lainnya menyebut berdampak. Sebaliknya, 36% menilai tidak berdampak dan 8% menyatakan sangat tidak berdampak. Sebanyak 4% responden tidak tahu atau tidak menjawab.
Penilaian publik RI juga terlihat ketika kondisi ekonomi saat ini dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sebanyak 36% responden menganggap kondisi ekonomi lebih buruk dan 7% menyatakan sangat lebih buruk. Sebaliknya, 17% menilai lebih baik dan 2% sangat lebih baik. Sementara itu, 32% menganggap tidak ada perubahan.
Hal tersebut menunjukkan masih adanya jarak antara penilaian masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini dan perubahan yang mereka rasakan dibandingkan tahun sebelumnya. Di tengah kondisi tersebut, persoalan ekonomi tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat karena dampaknya dirasakan secara langsung dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga: 43% Publik RI Nilai Ekonomi Indonesia Lebih Buruk Dibanding Tahun Lalu
Sumber:
https://ipo.or.id/category/publication/
Ditulis oleh Annisa Rendanianti
Jurnalis data GoodStats Data
Bagikan statistik ini:
Artikel Terkait
Naik Turun Pertumbuhan Ekonomi Jawa Barat 2024-2026