Volume Pelanggan KAI di Sumatra Tembus 35 Juta, Sumut Catat Pergerakan Terbanyak
Sumatra Utara mencatatkan volume pelanggan kereta api terbanyak di kawasan regional, tembus 1,6 juta penumpang.
Volume Pelanggan Kereta Api di 4 Wilayah Sumatra
(Periode Januari–Juli 2026)
Unduh
Pertumbuhan aktivitas ekonomi, pendidikan, perdagangan, serta pariwisata di berbagai daerah secara konsisten terus mendorong peningkatan mobilitas harian masyarakat Indonesia sepanjang paruh pertama tahun 2026. Merespons dinamika pergerakan tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) secara resmi mencatat total pelayanan kepada 35,26 juta pelanggan secara nasional selama periode Januari hingga Juli, yang merepresentasikan kenaikan 7,63% dari tahun sebelumnya.
Tren pergerakan transportasi darat yang terukur ini terlihat sangat jelas di Pulau Sumatra, di mana wilayah operasi Divisi Regional I Sumatra Utara mencatatkan volume terbanyak yang menembus 1,63 juta pelanggan sepanjang Januari-Juli 2026. Berada tepat satu tingkat di bawahnya, wilayah operasional Divisi Regional II Sumatra Barat turut mencatatkan pertumbuhan penumpang sebesar 3,86% seiring dengan keberhasilannya mengakomodasi 1,36 juta pelanggan.
Baca Juga: Rute KAI Terpanjang di Indonesia 2026, Mana yang Paling Jauh?
Persentase pertumbuhan jumlah penumpang yang tertinggi di wilayah ini dicatatkan oleh Divisi Regional IV Tanjungkarang yang melayani 782,55 ribu pelanggan, atau meningkat tajam sebesar 14,9% secara hitungan tahunan. Melengkapi kelancaran peta konektivitas di jalur lintas Sumatra tersebut, operasional Divisi Regional III Palembang juga ikut memfasilitasi pergerakan penumpang antarkota dengan catatan total sebanyak 704,09 ribu pelanggan kereta api.
Gambaran komprehensif mengenai tingginya kebutuhan perjalanan antarprovinsi ini tercermin secara spesifik pada performa operasional KA Rajabasa relasi Kertapati, Palembang menuju Tanjungkarang, Bandar Lampung. Layanan kereta api lintas daerah ini sukses mengangkut 534,75 ribu penumpang selama tujuh bulan pertama tahun 2026, yang menunjukkan angka peningkatan sebesar 32,09% dibandingkan dengan capaian 404,85 ribu penumpang pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Peningkatan volume penumpang yang didorong secara langsung oleh geliat sektor perdagangan hingga pariwisata tersebut pada akhirnya direspons secara teknis oleh PT KAI melalui penyesuaian fasilitas layanan. Memasuki bulan Juli 2026, formasi rangkaian KA Rajabasa resmi diperbarui menggunakan sarana kereta ekonomi premium modifikasi yang menambah kapasitas angkut penumpang dari 530 menjadi 848 tempat duduk.
Langkah adaptif dari perusahaan dalam menyediakan moda transportasi publik yang memadai ini menjadi bukti nyata bahwa ekosistem mobilitas berbasis rel terus bergerak secara berkesinambungan mengikuti tren pertumbuhan suatu kawasan. Penguatan kapasitas layanan kereta api tersebut diharapkan dapat terus memperkokoh konektivitas antarwilayah sekaligus menjadi penunjang utama pergerakan sosial dan roda ekonomi masyarakat Sumatra di masa mendatang.
Baca Juga: Tak Pernah Berjalan Mulus, Akankah Proyek Kereta Kalimantan Terwujud?
Sumber:
https://www.instagram.com/p/Dcf_1rOE4CS
Ditulis oleh Demas Reyhan Adritama
IT & Sports Enthusiast
Bagikan statistik ini: