Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin pesat dan kini menjadi bagian dari aktivitas digital masyarakat Indonesia. Berdasarkan data Semrush per Februari 2026, sejumlah website berbasis AI mencatatkan jutaan kunjungan dari pengguna di Tanah Air. Tingginya trafik ini menunjukkan bahwa AI tidak lagi sekadar tren, tetapi telah menjadi kebutuhan dalam menunjang produktivitas, kreativitas, hingga pencarian informasi.
Di posisi teratas, ChatGPT melalui domain chatgpt.com mencatatkan kunjungan sebesar 119,5 juta. Angka ini menjadikannya platform AI paling dominan di Indonesia, berkat kemampuannya membantu berbagai kebutuhan, mulai dari menjawab pertanyaan hingga membuat konten.
Baca Juga: DeepSeek vs OpenAI, Mana Kecerdasan Buatan Paling Unggul?
Di peringkat kedua, Google Gemini (gemini.google.com) meraih 33,1 juta kunjungan. Integrasi dengan ekosistem Google membuat platform ini mudah diakses dan cepat diadopsi oleh pengguna. Sementara itu, Character.AI berada di posisi ketiga dengan 7,6 juta kunjungan, menunjukkan minat tinggi terhadap AI percakapan yang lebih interaktif.
Website resmi OpenAI (openai.com) juga mencatatkan 6,7 juta kunjungan. Di sisi lain, DeepSeek (deepseek.com) memperoleh 5,1 juta kunjungan, sementara layanan chat-nya, chat.deepseek.com, mencatatkan 3,8 juta kunjungan.
Untuk kebutuhan pengolahan visual, Remove.bg mencatatkan 4,8 juta kunjungan, menandakan tingginya kebutuhan pengguna terhadap alat edit gambar instan. Sementara itu, DeepL memperoleh 4,5 juta kunjungan sebagai platform penerjemahan berbasis AI yang cukup populer.
Platform lain yang juga masuk daftar adalah Claude (claude.ai) dengan 3,9 juta kunjungan, serta Perplexity AI (perplexity.ai) yang mencatatkan 3,2 juta kunjungan.
Tingginya kunjungan ke berbagai website AI ini mencerminkan semakin terbukanya masyarakat Indonesia terhadap teknologi baru. AI kini tidak hanya digunakan oleh kalangan profesional, tetapi juga pelajar hingga kreator konten untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Ke depan, tren ini diperkirakan akan terus meningkat seiring berkembangnya inovasi AI yang semakin mudah diakses dan relevan dengan kebutuhan pengguna.
Baca Juga: Teknologi Kecerdasan Buatan Makin Marak, Ini Keterampilan yang Dibutuhkan Untuk Mengantisipasinya
Sumber:
https://www.semrush.com/website/top/indonesia/ai/