Lanskap hiburan digital di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya konsumsi film dan series melalui platform Over-The-Top (OTT). Laporan terbaru Jakpat bertajuk Indonesia Mobile Entertainment & Social Media Trends 2025 memberikan gambaran menarik mengenai negara asal yang kontennya paling banyak ditonton masyarakat Indonesia, sekaligus mencerminkan arah selera hiburan publik di era streaming.
Survei ini dilakukan pada 25 November hingga 3 Desember 2025 dengan melibatkan 2.240 responden dari seluruh Indonesia. Responden diminta menyebutkan negara asal film atau series yang paling sering mereka tonton di platform OTT. Hasilnya menunjukkan bahwa preferensi penonton Indonesia semakin beragam, dengan dominasi kuat dari negara-negara Asia.
Baca Juga: Ini Dia Top 10 Genre Populer di Platform OTT Tahun 2024
Konten asal Korea Selatan masih menjadi yang paling populer dengan persentase mencapai 64%. Tingginya minat terhadap drama dan film Korea menegaskan bahwa gelombang Korean Wave belum menunjukkan tanda-tanda meredup. Cerita yang emosional, kualitas produksi yang konsisten, serta aktor dan aktris dengan daya tarik global membuat konten Korea relatif mudah diterima oleh berbagai segmen penonton di Indonesia.
Di posisi berikutnya, konten asal Indonesia mencatat angka 47%. Capaian ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan penonton terhadap produksi lokal, seiring semakin beragamnya genre dan kualitas cerita yang ditawarkan.
Amerika Serikat berada di peringkat ketiga dengan nilai 41%. Meski tidak lagi mendominasi seperti satu dekade lalu, konten Hollywood tetap memiliki tempat tersendiri. Serial bergenre aksi, kriminal, fiksi ilmiah, hingga fantasi masih menjadi pilihan utama bagi penonton yang mencari hiburan berskala besar dengan alur cerita kompleks dan visual sinematik.
Sementara itu, drama China mulai menunjukkan peningkatan minat dengan perolehan 31%. Popularitas C-Drama atau drachin tak lepas dari alur cerita yang ringan dan mudah diikuti, terutama kisah romansa klise tentang tokoh sederhana yang tiba-tiba terhubung dengan sosok CEO kaya raya. Cerita semacam ini terbukti efektif menghadirkan hiburan eskapistik, membuat penonton tersenyum, larut dalam cerita, dan berandai-andai sejenak berharap bisa mendapat nasib serupa.
Konten asal Jepang dan Inggris menempati posisi berikutnya dengan nilai masing-masing 22% dan 18%. Jepang tetap kuat lewat anime dan adaptasi manga yang memiliki basis penggemar loyal, sementara Inggris dikenal dengan serial drama, misteri, dan kriminal yang mengandalkan kekuatan naskah serta karakter. Thailand berada di posisi terakhir dengan 11%, didorong oleh genre spesifik seperti drama remaja yang memiliki komunitas penonton tersendiri.
Baca Juga: 10 Genre Film Terpopuler di Platform Streaming Indonesia
Sumber:
https://insight.jakpat.net/indonesia-mobile-entertainment-social-media-trends-2nd-semester-of-2025/