Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia dalam sepuluh tahun terakhir mengalami fase pertumbuhan yang kuat, walaupun terdapat penurunan yang cukup drastis ketika wabah Covid-19 melanda dan kemudian berangsur pulih dalam beberapa tahun terakhir.
Mulanya pada tahun 2016, jumlah wisman yang datang ke Indonesia mencapai 11,52 juta. Angka ini kemudian naik menjadi 14,04 juta kunjungan pada tahun 2017 dengan pertumbuhan sebesar 21,88%.
Tren kenaikan terus berlanjut pada tahun berikutnya dengan jumlah kunjungan sebanyak 15,81 juta wisatawan atau tumbuh 12,61%, sebelum laju pertumbuhannya melambat pada tahun 2019 dengan persentase 1,88% dan mencatatkan kunjungan dengan angka 16,11 juta turis asing.
Baca Juga: Bali dan Jakarta Jadi Destinasi Favorit Turis Singapura di Indonesia 2025
Situasi mulai berubah drastis ketika pandemi Covid-19 mewabah pada tahun 2020. Pembatasan mobilitas internasional menyebabkan jumlah kunjungan wisman ke Indonesia turun tajam. Tercatat pada tahun 2020, hanya terdapat 4,05 juta kunjungan atau anjlok 74,84% dibandingkan tahun sebelumnya.
Penyusutan terus berlanjut pada periode berikutnya. Jumlah wisatawan asing yang datang ke Indonesia turun sebesar 61,57% atau hanya menyentuh 1,56 juta kunjungan, sekaligus menjadi periode yang mencatatkan angka kunjungan wisman terendah dalam sedekade terakhir.
Kendati demikian, tren kunjungan wisatawan asing mulai menunjukkan pemulihan setelahnya. Pada tahun 2022, jumlah kunjungan wisman melonjak 278,1% atau menjadi 5,89 juta wisatawan, menjadi periode dengan kenaikan kunjungan wisman ke Indonesia tertinggi sepanjang tahun 2016-2025.
Pemulihan ini pun terus berlanjut pada tahun 2023, dengan jumlah kunjungan mencapai 11,68 juta turis dan tumbuh senilai 98,3% dari tahun sebelumnya.
Tak berhenti, jumlah wisatawan asing yang datang ke Indonesia pada tahun 2024 tercatat 13,89 juta kunjungan atau mengalami kenaikan sebanyak 18,91%, sebelum akhirnya menyentuh angka 15,39 juta dan tumbuh 10,8% pada tahun 2025.
Meskipun belum sepenuhnya melampaui rekor tertinggi seperti masa sebelum pandemi pada tahun 2019, tren tersebut menunjukkan bahwa sektor pariwisata Indonesia memiliki kemampuan untuk pulih. Tren pertumbuhan pasca pandemi dalam beberapa tahun terakhir memperlihatkan bahwa minat turis asing terhadap Indonesia tetap tinggi.
Adapun negara-negara Asia Pasifik menjadi penyumbang utama jumlah kunjungan wisman ke Indonesia. Pada tahun 2025, Malaysia menjadi negara dengan jumlah turis terbanyak yang berkunjung ke Indonesia dengan jumlah 2,64 juta orang, disusul oleh Australia yang menyentuh angka 1,75 juta dan Singapura yang mencatatkan 1,53 juta kunjungan.
Baca Juga: 7 Negara Penyumbang Turis Terbanyak ke Indonesia 2025
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/publication/2026/02/27/a43f03f45543dc4e9942f44c/statistik-indonesia-2026.html