Menurut survei Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII), jumlah penduduk Indonesia terkoneksi internet mencapai 235,26 juta jiwa pada 2026 dari total populasi 287,89 juta jiwa. Hal ini berarti, tingkat penetrasi internet Indonesia naik menjadi 81,72% pada 2026.
Adapun sebanyak 28,3% di antaranya tercatat bermain game online. Proporsinya naik tipis dari tahun 2025 yang sebesar 28,2%.
Mobile Legends pun menjadi game online yang paling banyak digemari masyarakat Indonesia pada 2026. Popularitas game bergenre multiplayer online battle arena (MOBA) tersebut masih sulit ditandingi oleh kompetitor lain, dengan jumlah penggemar yang jauh lebih besar dibandingkan game online populer lainnya.
Baca Juga: Simak Alasan dan Tantangan Penggunaan Internet di Indonesia 2025
Menurut APJII, Mobile Legends memperoleh persentase tertinggi sebesar 40,5%. Angka tersebut menempatkannya jauh di atas Free Fire yang berada di posisi kedua dengan 24,2%. Sementara itu, Roblox menempati peringkat ketiga dengan 11,3%.
Sementara itu, PUBG berada di posisi keempat dengan 9,3%. Meski persaingannya semakin ketat, game battle royale tersebut masih mempertahankan popularitasnya di tengah banyaknya pilihan permainan daring yang tersedia.
Selain game kompetitif, beberapa judul lain juga memiliki basis pemain yang cukup loyal. Candy Crush Saga memperoleh persentase 5,4%, sedangkan FIFA Mobile mencatat 2,3%.
Minecraft, yang dikenal sebagai game berbasis kreativitas dan eksplorasi, memperoleh 1,8%. Adapun kategori game lainnya secara keseluruhan mencapai 5,1%.
Adapun Survei Penetrasi Internet dan Perilaku Penggunaan Internet 2026 ini dilaksanakan pada 1 Februari-15 Maret 2026 dengan melibatkan 8.700 responden berusia minimal 13 tahun yang tersebar secara proporsional di 38 provinsi di Indonesia. Metode yang digunakan adalah wawancara tatap muka oleh enumerator terlatih.
Baca Juga: Orang Indonesia Akses Media Sosial >8 Jam per Minggu
Sumber:
https://survei.apjii.or.id/survei