Penilaian publik terhadap kinerja presiden menjadi salah satu indikator penting untuk melihat tingkat kepercayaan masyarakat terhadap jalannya pemerintahan. Tingkat kepuasan tersebut tidak hanya mencerminkan persepsi atas capaian program kerja, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi ekonomi, politik, serta penegakan hukum yang dirasakan masyarakat. Karena itu, survei opini publik secara berkala menjadi rujukan untuk memahami bagaimana evaluasi masyarakat terhadap kepemimpinan nasional.
Baca Juga: Tingkat Kepuasan Publik atas Kinerja Prabowo Anjlok ke 51% dalam 9 Bulan
Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dilakukan pada 5-19 Juli 2026 menunjukkan bahwa tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto masih lebih tinggi dibandingkan tingkat ketidakpuasan, meskipun selisih keduanya relatif tipis. Survei melibatkan 749 responden yang memiliki hak pilih, terdiri atas 605 responden yang diwawancarai melalui telepon menggunakan metode double sampling dan 144 responden yang diwawancarai secara tatap muka dengan metode stratified multistage random sampling. Survei ini memiliki margin of error sebesar ±3,7% pada tingkat kepercayaan 95%.
Hasil survei memperlihatkan sebanyak 46,3% responden menyatakan cukup puas terhadap kinerja Presiden Prabowo, sementara 4,8% lainnya mengaku sangat puas. Dengan demikian, total tingkat kepuasan mencapai 51,1%. Di sisi lain, sebanyak 35% responden menyatakan kurang puas dan 11,9% mengaku tidak puas sama sekali, sehingga total ketidakpuasan mencapai 46,9%. Adapun 2,1% responden memilih tidak menjawab atau tidak mengetahui.
Temuan ini juga menunjukkan adanya perubahan dibandingkan hasil survei SMRC sebelumnya. Pada November 2025, tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden Prabowo masih berada di angka 81,2%. Angka tersebut kemudian turun menjadi 66,4% pada Februari–Maret 2026 dan kembali menurun menjadi 51,1% pada Juli 2026. Sebaliknya, tingkat ketidakpuasan meningkat dari 16% pada November 2025 menjadi 46,9% pada Juli 2026.
SMRC juga menemukan bahwa perubahan tingkat kepuasan publik berkaitan erat dengan penilaian masyarakat terhadap kondisi ekonomi, politik, dan penegakan hukum. Semakin positif persepsi masyarakat terhadap ketiga aspek tersebut, semakin tinggi pula tingkat kepuasan terhadap kinerja presiden. Oleh karena itu, menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta meningkatkan kualitas penegakan hukum menjadi faktor penting untuk mempertahankan kepercayaan publik terhadap pemerintahan.
Baca Juga: Tingkat Kepuasan Kinerja Pemerintahan di Berbagai Bidang, Kesehatan Tertinggi!
Sumber:
https://saifulmujani.com/kondisi-ekonomi-politik-dan-approval-rating-presiden/