10 Kabupaten/Kota dengan Jumlah Petani Terbanyak di Indonesia

Sejumlah kabupaten di Pulau Jawa mendominasi daftar wilayah dengan jumlah penduduk bekerja di sektor pertanian terbanyak pada 2025.

10 Kabupaten/Kota dengan Jumlah Petani Terbanyak di Indonesia

(2025)

Sektor pertanian jadi salah satu lapangan usaha utama bagi masyarakat Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Jember, Jawa Timur, tercatat sebagai wilayah dengan jumlah penduduk bekerja di sektor pertanian terbanyak di Indonesia pada 2025 dengan total 638.295 orang.

Data tersebut mengacu pada jumlah penduduk berumur 15 tahun ke atas yang bekerja selama seminggu terakhir menurut kabupaten/kota dan lapangan usaha pertanian.

Dengan indikator ini, penduduk yang dimaksud bukan hanya petani dalam arti sempit, tetapi seluruh penduduk usia kerja yang memiliki pekerjaan utama pada sektor pertanian, termasuk kegiatan pertanian, kehutanan, dan perikanan sesuai klasifikasi lapangan usaha yang digunakan BPS.

Posisi kedua ditempati Malang dengan 496.676 penduduk yang bekerja di sektor pertanian. Selanjutnya, Garut berada di urutan ketiga dengan jumlah 433.701 orang.

Lampung Tengah menempati peringkat keempat dengan 404.122 penduduk bekerja di sektor pertanian. Kembali dari Pulau Jawa, Cianjur berada di posisi berikutnya dengan 393.699 orang.

Baca Juga: Jawa Timur Catat Kenaikan Daya Beli Petani Tertinggi di Jawa Mei 2026

Berikutnya terdapat Sumenep di Jawa Timur dengan 377.258 orang. Sementara itu, Bojonegoro tercatat memiliki 361.706 penduduk yang bekerja pada sektor pertanian.

Daftar 10 besar kemudian dilengkapi oleh Lamongan dengan 349.751 orang, Grobogan dengan 345.268 orang, serta Lombok Timur dengan 338.511 orang.

BPS memperbarui data ini pada 8 September 2026 berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus. Dalam penyajiannya, BPS memberikan catatan bahwa beberapa angka memiliki Kesalahan Baku Relatif (Relative Standard Error/RSE) dalam rentang 25%-50%.

Sementara itu, data yang tidak ditampilkan menunjukkan nilai RSE lebih dari atau sama dengan 50% sehingga tingkat ketelitiannya belum memenuhi standar publikasi.

Metodologi pengumpulan data menggunakan Sakernas Agustus dengan pendekatan survei ketenagakerjaan untuk mengetahui karakteristik penduduk bekerja berdasarkan lapangan usaha. Lapangan usaha dalam publikasi ini mengacu pada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025.

Baca Juga: Perbandingan Upah Buruh Menurut Jenis Pekerjaan di Jawa Barat 2024-2025

Sumber:

https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MjgyNSMy/penduduk-berumur-15-tahun-keatas-yang-bekerja-selama-seminggu-terakhir-menurut-kabupaten-kota-dan-lapangan-usaha--orang-.html

Key Insights

  • Konsentrasi tinggi pekerja pertanian di Jawa Timur, dengan Jember, Malang, Sumenep, Bojonegoro, dan Lamongan masuk 10 besar, menunjukkan provinsi ini adalah pusat agraris utama Indonesia.
  • Sebaran wilayah dengan pekerja pertanian terbanyak dari Jawa, Sumatera (Lampung), dan Nusa Tenggara (Lombok Timur) mengindikasikan sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi di berbagai pulau.
  • Penting untuk memperhatikan catatan BPS mengenai Kesalahan Baku Relatif (RSE) data, yang menunjukkan perlunya kehati-hatian dalam interpretasi angka di beberapa daerah.
Daffa Shiddiq Al-Fajri
Ditulis oleh Daffa Shiddiq Al-Fajri

Jurnalis data GoodStats Data

Lupa Sandi?

atau masuk dengan akun media sosial

Esc