10 Partai Politik dengan Elektabilitas Tertinggi 2026, Gerindra Kokoh di Puncak
Peta elektabilitas partai politik pada 2026 mengungkap sejumlah partai masih mempertahankan basis dukungannya dibandingkan Pemilu 2024.
Peta Elektabilitas Partai Politik Indonesia
(Tahun 2026)
Unduh
Arah politik Indonesia menjelang Pemilu 2029 masih terus diperebutkan oleh partai-partai politik. Elektabilitas partai politik menjadi salah satu peta dukungan pemilih yang dapat bergeser mengikuti dinamika politik, figur, hingga alasan masyarakat dalam menentukan pilihan.
Tempo Data Science memotret topik ini dalam Survei Publik terhadap Kinerja Pemerintah dan Dinamika Politik Nasional. Salah satu aspek yang diukur adalah elektabilitas partai politik jika pemilu digelar saat ini.
Survei digelar pada 31 Juli-11 Agustus 2026 melalui wawancara tatap muka terhadap 1.260 responden di 38 provinsi, dengan sampling error sebesar 2,9% dan tingkat kepercayaan 95%.
Baca Juga: Gerindra Jadi Partai Politik dengan Elektabilitas Tertinggi pada 2026
Gerindra masih menjadi partai dengan elektabilitas tertinggi dengan dukungan yang mencapai 20%, meski angkanya lebih rendah dibandingkan pilihan masyarakat pada Pemilu 2024 yang berada di 23%. Di antara pemilihnya, 27% responden menyebut tokoh atau kader partai sebagai alasan utama dalam menentukan pilihan.
PDIP mengekor di posisi kedua dengan elektabilitas 16%. Capaian ini turun dari perolehan sebelumnya yang sebesar 18%. Alasan terbanyak disebut pemilihnya ialah sudah terbiasa memilih, yakni 36%.
Golkar berada di urutan ketiga. Elektabilitasnya mencapai 10% atau naik dari capaian 2024 yang hanya 8%. Seperti halnya PDIP, alasan partai ini dipilih karena responden sudah terbiasa memilihnya dengan persentase 29%.
Sementara itu, PKB mengantongi elektabilitas 8%. Angka tersebut masih sama dengan perolehannya pada Pemilu 2024. Bagi pemilihnya, faktor agama atau identitas sosial menjadi alasan yang paling banyak disebut yaitu 22%.
Melengkapi lima besar, NasDem konsisten memperoleh jumlah elektabilitas sebanyak 5%. Salah satu faktor yang mendasari pilihan tersebut adalah citra partai yang dianggap sudah membawa perubahan oleh 35% pemilihnya.
Memasuki paruh kedua, Demokrat memperoleh elektabilitas 5%, hanya terpaut tipis dari posisi kelima. PKS dan PAN menyusul dengan elektabilitas masing-masing 4% dan 3%.
Posisi terbawah diisi oleh PPP dan PSI yang sama-sama hanya memperoleh elektabilitas 2%. Di sisi lain, masih ada 24% responden yang belum menentukan pilihan atau tidak memberikan jawaban.
Meski lima partai teratas masih menguasai elektabilitas, suara terhadap partai politik masih cukup fleksibel karena sebagian responden belum menentukan partai yang akan dipilih.
Baca Juga: 10 Partai Politik Pilihan Publik RI Juli 2026, Gerindra Teratas
Sumber:
https://www.youtube.com/live/SyUvBkZ4Qno?si=nwJKjP2DvCO01hzM
Ditulis oleh Rosita Fatimah Azahra
Jurnalis data GoodStats Data
Bagikan statistik ini:
Artikel Terkait
Statistik Kriminalitas Nasional Semester I 2026
7 Genre Musik Terpopuler di Indonesia 2026, Ada Favoritmu?
Tren Harga Daging Ayam Ras dan Kampung Semester I 2026