10 Partai Politik Pilihan Publik RI Juli 2026, Gerindra Teratas

Gerindra (16,9%) menjadi partai politik dengan tingkat elektabilitas tertinggi di Indonesia per Juli 2026, diikuti PDIP (11,7%) dan Golkar (9,6%).

10 Partai Politik Teratas Pilihan Publik RI

(Juli 2026)
Ukuran Fon:

Poin Penting

  • Elektabilitas Partai Gerindra mencapai 16,9% per Juli 2026, menjadikannya partai pilihan publik tertinggi.
  • PDIP menempati posisi kedua dengan elektabilitas 11,7% per Juli 2026.
  • Partai Golkar berada di posisi ketiga dengan perolehan suara 9,6% pada Juli 2026.
  • Elektabilitas Gerindra mengalami penurunan dari 23,3% pada November 2025 menjadi 16,9% pada Juli 2026.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) sukses mengukuhkan posisinya sebagai partai politik (parpol) pilihan publik dengan tingkat elektabilitas tertinggi. Per Juli 2026, partai yang diketuai oleh Presiden Prabowo Subianto ini berhasil meraup persentase dukungan sebesar 16,9%.

Mengikuti di posisi kedua, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di bawah kepemimpinan Megawati Soekarnoputri mencatatkan elektabilitas partai sebesar 11,7%, disusul oleh Partai Golongan Karya (Golkar) yang kini dipimpin oleh Bahlil Lahadalia dengan proporsi suara 9,6%.

Daftar 10 partai politik teratas pilihan publik Indonesia ini dilanjutkan Partai Demokrat di urutan keempat. Di bawah komando Agus Harimurti Yudhoyono, partai ini sukses mengumpulkan 8,1% suara.

Baca Juga: Gerindra Jadi Parpol Terbaik Menurut Anak Muda 2026

Sementara itu, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang dinahkodai oleh Muhaimin Iskandar menempati peringkat kelima sebagai parpol dengan tingkat keterpilihan terbanyak di Indonesia per Juli 2026, yakni sebesar 5,4%.

Berikutnya, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) bertengger di bangku keenam. Partai besutan Surya Paloh tersebut berhasil meraup 4,4% suara publik. Dengan angka yang sama pula, sebanyak 4,4% responden memilih Partai Keadilan Sejahtera (PKS), selaku parpol di bawah arahan Ahmad Syaikhu.

Posisi kedelapan diisi oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Dipimpin oleh Kaesang Pangarep selaku ketua umum, PSI berhasil mengamankan 4,1% suara. Urutan kesembilan ditempati oleh Partai Persatuan Indonesia (Perindo) yang diketuai oleh Angela Tanoesoedibjo dengan perolehan 2,2%.

Pemeringkatan daftar 10 partai pilihan publik Indonesia ini ditutup oleh Partai Amanat Nasional (PAN). Di bawah nakhoda Zulkifli Hasan, partai tersebut mengantongi persentase elektabilitas sebesar 1,9%.

Secara umum, hasil ini memberikan gambaran akan peta kekuatan parpol di Indonesia. Jika Pemilihan Umum (Pemilu) digelar pada Juli 2026, proyeksi kursi legislatif diprediksi akan didominasi oleh Gerindra, sebagai partai dengan tingkat keterpilihan tertinggi di antara partai lainnya.

Meski begitu, tren dukungan terhadap Gerindra nyatanya mengalami fluktuasi yang cenderung menurun jika dibandingkan survei-survei sebelumnya. Pada November 2025, elektabilitas Gerindra berada di angka 23,3%, sebelum sempat naik hingga 29,3% pada periode survei Februari–Maret 2026. Namun, lonjakan tersebut gagal dipertahankan dan anjlok pada survei elektabilitas Juli 2026 ini.

Pengumpulan data dalam survei bertajuk Program Khusus Presiden: MBG dan KDMP ini dilakukan secara kualitatif melalui wawancara, baik secara tatap muka dengan metode stratified multistage random sampling maupun via telepon menggunakan metode double sampling.

Dengan total responden sebanyak 749 orang yang telah memiliki hak pilih, yaitu berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah, survei ini dilakukan pada 5-19 Juli 2026. Adapun margin of error dalam survei sebesar 3,7% dengan tingkat kepercayaan 95%

Baca Juga: Jumlah Kursi Parpol di DPR RI Periode 2024-2029

Sumber:

https://saifulmujani.com/elektabilitas-partai/

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook